Desa Baroko dan Lunjen Akan Gelar Pemilihan Pengganti Antara Waktu

Desa Baroko dan Lunjen Akan Gelar Pemilihan Pengganti Antara Waktu

ENREKANG,UPEKS.co.id— Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Zubaedah Bando membenarkan jika akan ada pemilihan pengganti antara waktu di desa Baroko, Kecamatan Baroko, Kabupaten Enrekang.

Namun sebelum hal itu dilakukan, harus ada PAW. Saat ini Bupati telah menunjuk Camat Baroko Edy Muchtar sebagai pejabat sementara Kades Baroko.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya BPD memfasilitasi pembentukan Tim Pemilihan pengganti antara waktu.

“Jadi sekarang kita sudah bentuk Tim. Setelah terbentuk Tim akan direkrut 60 orang perwakilan dari semua dusun. Jadi tidak semua masyarakat desa Baroko ikut memilih. Disitu ada Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Tokoh Pendidik akan memilih”. Kata Zubaedah Bando.

Pemilihan pengganti antara waktu ini memang sudah diatur dalam Permendagri karena masa jabatan Kades Baroko lebih dari setahun.

Selain Desa Baroko, terdapat juga Desa Lunjen yang Kadesnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah inkrah sehingga akan dilakukan Pilkades yang juga difasilitasi oleh BPD.

Hanya saja kasusnya berbeda. Kades Lunjen terjerat kasus korupsi dan dijatuhi sanksi berupa hukuman penjara sementara Kades Baroko terlibat kasus perselingkuhan dan dijatuhi sanksi sosial oleh Masyarakatnya sendiri.

Zubedah Bando berharap yang akan terpilih nanti didua desa ini adalah orang yang betul-betul profesional dalam menjalankan tugasnya, yang akan mengangkat kedua desa Baroko dan Lunjen maju, aman dan sejahtera.

“Tentu ini menjadi pelajaran besar ini yang mengundurkan diri, Pamong itu harus menjadi contoh di masyarakat, bagaimana kalau sebaliknya yang terjadi”. Ujar mantan Kepala BKKBN Enrekang ini.

Zubaedah Bando mengatakan pengunduran diri Kades Baroko, Muslimin ini didasari oleh tanda tangan 710 orang yang sudah tidak pro dengan Kades Baroko. 

“Yang saya paling syukuri dia legowo mengundurkan diri. Waktu itu kantor desa sudah hampir di segel masyarakat yang juga mau demo. Atas dasar itulah kami menghadap ke Pak Sekda dan saat itu Pak Bupati langsung menunjuk Pejabat sebagai pelaksana tugas”. Ujar Kadis DPMD. (Sry)