STISIP Dukung Gerakan Ayo Kuliah Anak KPM PKH Makassar

STISIP Dukung Gerakan Ayo Kuliah Anak KPM PKH Makassar

Makassar, Upeks.co.id–Patut di apresiasi dan di acungi jempol, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) 17-8-1945 Makassar adalah perguruan tinggi yang pertama mendukung program Gerakan Ayo Kuliah (GAK) bagi anak Keluarga Peneri mamfaat (KPM) PKH di Kota Makassar.

Dukungan ini ditandai dengan penandatangan Memorandum Of Understanding (MOU) antara Ketua STISIP Makassar dengan Koordinator PKH Kota Makassar yang berlangsung Senin (7/3) di aula Kampus STISIP Jalan AP Pettarani.

Bacaan Lainnya

Penandatanganan kerjasama ini di hadiri langsung Ketua STISIP 17-8-45 DR. Marwan Aidit Buhaerah, SE, MM didampingi sejumlah Wakil dan Ketua Prodi Jurusan, Koordinator PKH Kota Makassar Nabahan, SE bersama 15 Korcam PKH dan sejumlah mahasiswa.

Penandatangan MOU ini adalah upaya bersama untuk mendukung Gerakan Ayo Kuliah (GAK) Kota Makassar yang menyasar anak-anak KPM PKH yang ingin kuliah.

Koordinator PKH Kota Makassar Nabahan, SE sangat mengapresiasi dan menyambut baik kerjasama ini dengan harapan lewat kerjasama yang pertama kali ini, menjadi kesempatan dan jalan emas bagi anak KPM yang ingin melanjutkan studinya ke jenjang perguruan tinggi.

“Upaya ini sekaligus mendukung upaya percepatan untuk memutus mata rantai kemiskinan yang menjadi tujuan utama PKH, ” ungkapnya.

Nabahan menyampaikan terima kasih kepada STISIP Makassar yang telah memberi ruang dan kesempatan kepada anak KPM PKH untuk dapat berkuliah, seraya berharap kedepannya dapat lebih ditingkatkan lagi.

Sementara itu, Ketua STISIP Makassar DR. Marwan Aidit Buhaerah, SE, MM saat memberi sambutan juga menyambut baik penandatangan MOU ini dan sangat mendukung Program Gerakan Ayo Kuliah (GAK). Ia pun berjanji akan berupaya meningkatkan kouta penerimaan calon mahasiswa yang menyasar anak-anak KPM PKH di Kota Makassar.

Sejumlah Korcam PKH dari 15 Kecamatan yang turut hadir juga sangat menyambut baik dan mengaku siap mensosialisakikan hasil MOU ini kepada semua KPM yang didampingi.(rls)