ENREKANG,UPEKS.co.id— Kapolres Enrekang, AKBP Arief Doddy Suryawan akan memanggil Panitia pelaksana MTQ ke XXXVIII tingkat Kabupaten Enrekang untuk diperiksa terkait kedatangan Pasha Ungu melakukan konser di lapangan sepakbola Baraka pada pembukaan MTQ.
Kehadiran Sigit Purnama Said atau Pasha Ungu di tengah pandemi Covid-19 langsung viral karena dibanjiri ribuan penonton yang berdesak-desakan tanpa mengindahkan protokol kesehatan, sementara saat ini Kabupaten Enrekang berada pada level 2 Covid-19.
Sementara, Kapolres Enrekang mengaku sama sekali tidak ada pemberitahuan dari panitia maupun Pemkab Enrekang jika Pasha Ungu akan datang dan bernyanyi pada moment tersebut.
“Yang saya tahu Pasha akan datang menghadiri pembukaan MTQ, itu saja. Tentang dia mau bernyanyi saya sama sekali tidak tahu dan pihak kami tidak pernah mengeluarkan ijin untuk kegiatan tersebut,” Tegas Kapolres.
Untuk itu Kapolres memanggil Panitia MTQ untuk diperiksa terkait kedatangan Pasha Ungu.
“Kita sudah memanggil beberapa orang untuk diperiksa,” Ujar AKBP Arief Doddy Suryawan.
Hal yang sama juga disampaikan Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Saharuddin, dia mengatakan hingga saat ini sudah ada sekitar 6 orang panitia MTQ yabg telah dimintai keterangan.
Beberapa orang yang telah dipanggil Kapolres melalui Kasat Reskrim antara lain Kepala Kemenag Enrekang, Asisten 1, Sekretaris Satgas Covid-19 Enrekang, Camat Baraka.
Pemanggilan akan terus dilakukan oleh pihak berwajib secara berjenjang untuk proses hukumnya.
“Kita mulai dari wakil Ketua, Ketua 1 sampai 3 untuk dimintai keterangan,” Kata Saharuddin.
Dalam kasus yang diduga melanggar prokes ini, minggu depan Kasat Reskrim juga akan menjadwalkan memanggil Sekda Enrekang H. Baba selaku Ketua panitia pelaksana MTQ ke XXXVIII.
Selanjutnya Kapolres juga akan memanggil Wakil Bupati Asman selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Enrekang dan juga Muslimin Bando selaku Bupati Enrekang.
“Jika dibutuhkan kita akan memanggil mereka,” Ucap Kapolres.
Meski dirinya merasa kecolongan dengan kedatangan Pasha, namun Kapolres mengakui sempat ngopi dan makan siang bersama Bupati Enrekang atas undangan Muslimin Bando di Villa Bamba Puang sebelum masuk kelokasi tempat Pasha menggelar konser.
“Tapi saya bingung ketika sampai dilokasi MTQ, kenapa Pasha juga ada disana padahal pembukaan baru akan dimulai malam hari,” Pungkasnya. (sry)

