Kepala BNPT RI Lantik Dekan FSH UIN Alauddin Sebagai Ketua FKPT Sulsel

  • Whatsapp
Kepala BNPT RI Lantik Dekan FSH UIN Alauddin Sebagai Ketua FKPT Sulsel

Makassar, Upeks.co.id— Kepala BNPT RI, Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, melantik Dekan FSH UIN Alauddin Dr Muammar Muhammad Bakry sebagai Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel.

Pengambilan sumpah jabatan itu dilaksanakan dalam gelaran Rakernas dan pelantikan pengurus FKPT se Indonesia periode 2022-2025 di Singhasari Resort Batu Malang, Jawa Timur, Senin (14/2/2022).

Bacaan Lainnya

Dalam pengarahannya, Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, perjalanan FKPT harus tetap berlanjut, selalu membangun sinergi dengan pengurus sebelumnya dan membangun komunikasi dengan semua stakeholder khususnya dalam hal pencegahan radikalisme.

“FKPT harus terus bergerak, khususnya dalam hal pencegahan radikalisme dan terorisme. Indonesia nomor 4 dunia pengguna media sosial di dunia. Untuk itu diperlukan sinergi mencegah penyebaran radikalisme berbasis media digital dan cara-cara lainnya,” ujar Boy Rafli Amar, Ketua BNPT.

Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang berperadaban. Harus terus bergerak untuk menebar kebaikan dalam Indonesia harmoni.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan, seharusnya tindakan terorisme tidak terjadi di Indonesia, namun hal ini telah terlihat dan harus dirasakan.

Boy Rafli Amar menilai jumlah pelaku tindakan terorisme cukup kecil dari penduduk Indonesia, tetapi memiliki dampak besar terhadap warga negara Indonesia.

“Kejahatan terorisme sepatutnya tidak terjadi di bumi Indonesia yang kita cintai ini, ini adalah sebuah hal yang tidak ingin kita lihat, tapi inilah yang harus kita rasakan, kita perlu cermati, walaupun jumlahnya tidak besar, mungkin tidak sampai 5 persen dari penduduk Indonesia, tetapi memiliki dampak yang besar karena menggunakan kekerasan yang ekstrim terhadap sesama warga negara,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa, gerakan terorisme banyak menggunakan media dalam menyebarkan konten ujaran kebencian, propaganda dan aksi kekerasan, ia menganggap bahwa hal ini akan mengancam anak muda Indonesia yang menggunakan media sosial dan terlibat dalam kekerasan ekstrem, untuk itu ia berharap kepada FKPT se Indonesia melakukan edukasi kepada generasi muda di daerah masing-masing.

“Teroris senang dengan media, terorisme butuh media, karena itu senang dengan penyebaran konten di media, Ibu/bapak kita berjuang di daerah kita masing-masing, kita tidak ingin generasi muda kita menjadi korban dan telibat dalam aksi kekerasan ekstrem, mohon kerja kita bapak/ibu agar anak-anak muda kita tidak terlibat,” jelasnya.

Ia berharap, dalam kegiatan rakernas ini, FKPT se Indonesia memaksimalkan kegiatannya di daerah masing-masing dalam rangka membangun persatuan nasional untuk menangkal virus radikalisme.

“Oleh karena itu dalam kegitan ini, BNPT mengajak semua pihak dengan kapasitas yang kita miliki di daerah, agar kiranya FKPT membangun kekuatan persatun nasional agar kita dapat bersama menghadapi ancaman termasuk virus radikalisme,” tutupnya.

Ketua FKPT Sulawesi Selatan, Dr. KH. Muammar Muhammad Bakry, Lc M Ag mengatakan, FKPT SulSel siap menyukseskan program BNPT di daerah, serta FKPT siap bekerjasama dengan Pemprov dalam pencegahan terorisme di SulSel, sehingga tercipta kedamaian di SulSel.

“FKPT siap bekerjasama menyukseskan program BNPT di daerah khususnya di SulSel, siap bekerjasama dengan pemprov, TNI dan Polri, dalam hal pencegahan radikal teroris agar SulSel bisa kondusif dalam beraktifivitas masyarakat dalam beribadah khususnya,” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia dalam kepemimpinannya akan melaksanakan kegiatan yang bersifat protektif dalam pencegahan terorisme, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat khususnya pemuda dan perempuan.

“FKPT hadir lebih pada kegiatan yang sifatnya protektif dalam menangkal paham radikal teroris, melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang moderasi keberagamaan di semua lapisan masyarakat khususnya pemuda dan perempuan,” tutupnya.(rls)