PANGKEP, UPEKS.co.id – Kakak kandung Bupati Pangkep, H. Yusuf Syam mengaku sampai malam tadi, sudah ada sekitar 30 orang lebih yang mendatangi rumahnya mengklaim sudah berinvestasi kepadanya melalui perempuan pengusaha berinisial AB, pelaku yang diduga mencatut namanya untuk mengeruk keuntungan. Para korban yang sebagian besar warga Pangkep mengaku menyetor antara Rp300 juta hingga Rp2,5 miliar.
Dalam aksinya, AB menjanjikan margin Rp7.000 per rak telur kepada investor. Satu rak telur sebanyak 30 butir. AB selama ini mencairkan margin Rp7.000 itu setiap bulan kepada investor tergantung besaran rupiah yang disetor. Hanya saja, pelaku AB tidak memberikan perjanjian kapan pengembalian pokok yang disetor para korbannya.
Yusuf kepada upeks.co.id Jumat (25/2) pagi ini, mengaku sudah mempertemukan pelaku AB kepada korban atau investor yang datang ke rumahnya pada Selasa dan Rabu lalu. “Saya panggil dan pertemukan dengan mereka (korban yang mengklaim menyetor ke saya lewat AB). Dia menjelaskan semuanya. Korban malah ada dari Soppeng. Dan itu sama sekali saya tak tahu menahu,” tutur Yusuf yang jiuga pengusaha property ini.
Pelaku AB, kata Yusuf, mengaku tak tahu bagaimana bisa mengembalikan dana-dana tersebut yang sudah disetor para investor. “Dia mengaku sudah tidak ada dananya, entah ke mana. Malah, dia minta ditangkap saja,” tutur Yusuf seperti yang disampaikan AB kepada para korban.
Sejak kapan Anda kenal AB sebagai pengusaha telur? Yusuf mengaku sudah hampir setahun. “Saya kenal dia karena ingin bermitra untuk menyuplai telur kepada saya. Sebagai pedagang saya welcome saja, dan membayar sesuai jumlah pasokan. Hanya sebatas itu,” tambah ketua KONI Pangkep ini.
Yusuf mengaku AB menyuplai telur untuk pengadaan projek bansos PKH (Program Keluarga Harapan). Setiap bulan, kata dia, berkisar antara 10 ribu hingga 15 ribu rak. “Tergantung kebutuhan saya dan kemampuannya. Kalau barangnya masuk, saya langsung bayar,” terang Yusuf.
Sebagai pengusaha, apa margin Rp7.000 per rak itu logis? “Itu tidak mungkin kalau telur. Pengusaha yang punya kendang ayam saja tidak sebesar itu keuntungannya,” jelas Yusuf. Karena itu, Yusuf akan segera melaporkan ke Polres Pangkep pelaku AB karena sudah mencemarkan nama baik dan keluarganya. “Insha Allah, hari ini atau besok saya ke Polres untuk menyampaikan pengaduan,” tambahnya. (*)




