Komunitas Gerbang Berkah Gelar Silaturahmi Bisnis Menuai Berkah di UMKM

  • Whatsapp
Komunitas Gerbang Berkah Gelar Silaturahmi Bisnis Menuai Berkah di UMKM

MAKASSAR, UPEKS.co.id — Komunitas Gerbang Berkah menggelar silaturahmi bisnis menuai berkah di UMKM, Sabtu (05/02/2022). Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Continent, Jalan Adhyaksa.

Hadir Direktur Markaz Hijrah Makassar Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar B.sh., MA, Dosen, Peneliti, Konsultan Bisnis/UMKM Dr. Andi Nur Bau Massepe, SE.,MM, Konsultan Keuangan dan IT Pinbuk, Konsultan ABDSI Arman Lantong.

Bacaan Lainnya

Moderator Muhdar Umar SE., Ak, CA yang juga seorang pengusaha, konsultan, serta penggiat sosial. Inisiator Komunitas Gerbang Berkah Andi Hari Selastriel, SE., Ak., CA, serta Nasruddin, SE., Ak, Muhammad Awaluddin, SE., Ak, Syaifuddin, SE., Ak. Puluhan pelaku UMKM.

Ustadz Muhammad Fakhrurrazi Anshar B.sh., MA, menegaskan bahwa banyak yang beranggapan jika bisnis itu harus memiliki modal besar dan mapan. Padahal tidak seperti itu. “Buat saja dulu. Bergerak saja dulu,” terangnya.

Ustadz Muhammad Fakhrurrazi mengaku telah membuat ratusan event kelas lokal dan nasional. Termasuk menggerakkan 34 ribu milenial.

“Saya katakan tidak perlu banyak orang. Yang kita butuh adalah orang yang banyak orang di belakangnya,” ungkapnya.

Menurut Ustadz Fakhrurrazi sesungguhnya ummat Islam punya potensi. “Tapi kita kalah dalam hal kerjasama. Ini lah yang perlu kita galang. Kita harus memanfaatkan akses yang ada,” tandasnya.

Ustadz Fakhrurrazi menerangkan dalam surat Al-Quraisy bahwa Allah melukiskan satu contoh dari kaum Quraisy (leluhur Rasulullah dan petinggi bangsa Arab) yang telah mampu menjadi pemain global dengan segala keterbatasan sumber daya alam di negeri mereka. Allah berfirman, Karena kebiasaan orang-orang Quraisy. (Yaitu) kebiasaan melakukan perjalan dagang pada musim dingin dan musim panas.

“Inti dari surat Al Quraisy adalah pentingnya memberikan jaminan kepada seseorang akan rezekinya,” terangnya.

Sementara itu, Dosen, Peneliti, Konsultan Bisnis/UMKM Dr. Andi Nur Bau Massepe, menyebutkan bahwa pemerintah menggelontorkan dana segar sebesar Rp10 triliun untuk membantu UMKM. Harapannya, biar ekonomi tidak ambruk.

“Hanya saja, sejauh ini Pemerintah belum terlalu berpihak. Mereka memverikan stimulus tapi tidak belum transparan,” ungkapnya.

Andi Nur Bau Massepe menyatakan bahwa UMKM memiliki kontribusi besar terhadap PDB yaitu 61,97% dari total PDB nasional atau setara dengan Rp8.500 triliun pada tahun 2020.

UMKM menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar yaitu 97% dari daya serap dunia usaha pada tahun 2020. “Jumlah UMKM yang banyak berbanding lurus dengan banyaknya lapangan pekerjaan di Indonesia sehingga UMKM memiliki andil besar dalam penyerapan tenaga kerja.
UMKM menyerap kredit terbesar pada tahun 2018 sebesar kurang lebih Rp1 triliun,” jelasnya.

Kemudian, Ustadz Arman Lantong selaku Konsultan Keuangan dan IT Pinbuk Sulsel membahas tentang teknis pelaporan keuangan dan IT UMKM. (*)