Ditagih Rp2,5 M, Ketua KONI Pangkep Mengaku Namanya Dicatut Perempuan Pengusaha

  • Whatsapp
Ditagih Rp2,5 M, Ketua KONI Pangkep Mengaku Namanya Dicatut Perempuan Pengusaha

PANGKEP, UPEKS.co.id – Kakak kandung Bupati Pangkep, H. Muhammad Yusuf Syam mengaku namanya dicatut oleh seorang perempuan pengusaha asal Pangkep, untuk memperdaya korban. Perempuan yang belakangan diketahui berinisial AB itu melakoni usaha perdagangan bidang peternakan dengan “menjual” nama ketua KONI Kab. Pangkep ini untuk meyakinkan orang untuk menanamkan investasi bodong.

Diduga korban dari AB ini sudah mencapai belasan orang dengan total kerugian mencapai Rp15 miliar. Aksi tersebut diduga dilancarkan sejak tahun 2021 silam. Namun, kedok ini baru terbongkar setelah Yusuf didatangi oleh seorang korban dari AB yang mengaku menginvestasikan dananya sebesar Rp2,5 miliar kepadanya. “Korban itu langsunang ke rumah saya, pekan lalu, dan menagih uang sebesar itu ke saya. Saya sangat kaget karena saya tak mengenal orang tersebut, apalagi mengaku memberikan uang ke saya lewat AB,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Awalnya Yusuf mengira orang tersebut kurang waras. Tapi, setelah dia menjelaskan duduk persoalannya, dirinya yakin bahwa dia telah dicatut namanya untuk memperkaya diri pelaku. Korban, kata Yusuf, mengaku bertemu dengan perempuan AB dan menawarkan bisnis dengan menanamkan investasi sebesar Rp2,5 miliar. Yusuf tidak menjelaskan dari investasi itu berapa margin yang dijanjikan pelaku kepada korbannya.

Untuk meyakinkan korbannya, diduga pelaku AB menggunakan atribut nama Yusuf, baik dalam media sosial maupun foto yang dipasang dalam akun ponselnya. “Bahkan saat berbicara dengan korban ada Yusuf palsu yang dijadikan tameng seakan-akan saya di belakang pengusaha ini,” ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari yang diduga pelaku AB yang mencatut nama pengusaha yang juga kakak kandung bupati Pangkep ini. Tapi, penulusuran upeks.co.id, pelaku diduga masih ada di bilangan Pangkep. Dia juga dikenal mantan pekerja di sebuah bank di daerah ini.
Beberapa sumber upeks.co.id, menduga bahwa pelaku sengaja melancarkan aksinya dengan mengiming-iming keuntungan besar dari investasi yang ditawarkan.

Penelusuran upeks.co.id juga, dalam jejak digital, pelaku punya kedekatan dengan sejumlah pengusaha di Pangkep. Bahkan, beberapa kali muncul dalam kepengurusan dan kegiatan organisasi perempuan pengusaha Pangkep.
Karena itu, Yusuf berjanji segera melaporkan secara resmi ke polisi oknum yang telah mencatut namanya tersebut sekaligus membersihkan namanya dari dugaan penipuan.

“Sekali lagi saya tekankan kepada masyarakat, jangan percaya dengan investasi yang mengatasnamakan nama pribadi dan keluarga saya. Kalau memang ada yang mengatasnamakan nama saya, silahkan datang dan melapor kebenarannya kepada saya agar bisa memastikan kebenaran tersebut,” imbau dia. (sg)

Pos terkait