Diduga tak Lolos Uji Beton, Polda Diminta Usut Proyek Gedung Puskesmas Bontomangape Takalar

  • Whatsapp
Diduga tak Lolos Uji Beton, Polda Diminta Usut Proyek Gedung Puskesmas Bontomangape Takalar

Takalar,Upeks.co.id– Lembaga Anti Korupsi dan Kekerasan Hak Asasi Manusia (Lankoras-HAM) meminta Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel mengusut proyek pembangunan gedung Puskesmas Bontomangape, Desa Bontomangape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

Pasalnya, proyek milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Takalar tahun anggaran 2020

Bacaan Lainnya

sebesar Rp3,9 miliar lebih yang dikerjakan oleh PT Alqybar Resky Mandiri tersebut diduga tak sesuai Rencan Anggaran Biaya (RAB).

“Hampir semua bangunan proyek itu

tidak lolos uji kelayakan beton. Ini bisa membahayakan pasien dan orang-orang ada di dalam gedung. Makanya, kami meminta penyidik Polda untuk mengusut proyek pembangunan Puskesmas Bontomangape tersebut. Khususnya hasil uji kelayakannya, apakah betul bangunan lolos uji atau tidak,” beber Ketua DPP Lankoras-HAM, Mukhawas Rasyid, SH, MH, Selasa (1/2/2022).

Sementara itu, pelaksana proyek pembangunan Puskesmas Bontomangape, PT Alqybar Resky Mandiri, Abdi, yang dikonfirmasi  mengaku, uji kelayakan bangunan (uji beton) tidak ada masalah. Sebab, pihaknya melibatkan tim uji dari UNM.

“Terkait yang tidak ada uji betonnya itu, ada. Uji betonnya dari UNM mulai dari tes JMD dan tes uji kubus dan hammer tes, kemudian juga itu diaudit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),” akunya via pesan Whatsapp.

Saat ditanya mengenai apa hasil tes uji kelayakan beton bangunan Puskesmas tersebut lolos uji atau tidak, Abdi enggan menjawab.

“Hasil uji betonnya ada ye. Atau begini, untuk terkait itu langsung saja tanyakan di UNM, daeng tabe. Kalau merasa itu tidak sesuai, karena disituja,” ujarnya. (rif)