Tiga Kecamatan di Makassar Terkena Angin Puting Beliung, PMI Bergerak Cepat Beri Bantuan Terpolin Ke Warga

  • Whatsapp
Tiga Kecamatan di Makassar Terkena Angin Puting Beliung, PMI Bergerak Cepat Beri Bantuan Terpolin Ke Warga

Makassar,Upeks.co.id— Hujan deras dan angin puting beliung menerjang pemukiman warga Kota Makassar, Kamis 23 Desember 2021. Hal itu menyebabkan puluhan rumah warga rusak parah.

Diketahui, angin puting beliung tersebut  menerjang tiga Kecamatan di Makassar yaitu Kecamatan Makassar, Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo.

Bacaan Lainnya

Adanya info kejadian tersebut, Ketua PMI Makassar Syamsu Rizal MI, merespon cepat dengan memerintahkan pengurus, staf penanggulangan bencana (PB) dan relawan PMI untuk turun ke lokasi terjadinya angin puting beliung dan melakukan assement.

Dihari itu juga sejumlah relawan langsung turun ke lokasi terdampak angin puting beliung di tiga Kecamatan tersebut untuk melakukan assesment dan membantu para korban.

Pada hari Jumat 24/12/2021, PMI Kota Makassar, di pimpin Anggota Pengurus PMI Makassar Bidang Penanggulangan Bencana, Basdir mengunjungi korban angin puting beliung di dua Kecamatan.

Dua kecamatan tersebut yakni Bontoala dan Tallo. Ditempat pertama tepatnya di jalan kandea 3, RW 5, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Basdir menyerahkan bantuan berupa Terpolin kepada warga terdampak angin puting beliung.

Ditempat kedua, tepat di jalan Tinumbu, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, mantan anggota DPRD Makassar ini juga menyerahkan bantuan berupa Terpolin.

Ditemui usai menyerahkan bantuan tersebut, Anggota Pengurus PMI Makassar bidang penanggulangan bencana, Basdir mengatakan bantuan terpolin ini diberikan karena ini adalah kebutuhan paling mendesak.

“Sementara ini baru terpal yang kami berikan karena ini adalah kebutuhan paling mendesak dibutuhkan warga. Karena kami melihat hampir semua rumah yang terkena angin puting beliung rata rata atap rumahnya terangkat, bahkan ada yang terbang,” kata Basdir yang didampingi staf PB Risman dan beberapa relawan PMI Makassar. (rilis)