PAREPARE,UPEKS.co.id— Progres rehabilitasi Lapangan Andi Makkasau nyaris rampung. Lapangan primadona bagi masyarakat Kota Parepare ini diharuskan memenuhi standar sepak bola liga satu Indonesia. Penggunaan rumput pun berjenis Zoysia Matrella atau Rumput Manilla, yang sama persis dengan rumput Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.
Sebelumnya, Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, Lapangan Andi Makkasau dibenahi agar euforia sepak bola lebih terasa. Tak hanya hanya Lapangan Andi Makkasau dibenahi, Stadion BJ Habibie juga turut akan dibenahi.
Renovasi besar lapangan alun-alun kota ini dengan rumput sesuai standar, bakal menjadi tempat latihan PSM Makassar. Lapangan alun-alun Andi Makkasau Kota Parepare direhab dengan nilai anggaran Rp1,9 miliar. Rehabilitasi meliputi perbaikan saluran air, untuk mengurangi resiko tergenangnya air ketika hujan mengguyur.
Pelaksana rehabilitasi Lapangan Andi Makkasau, Muh Yusuf, mengatakan, pengerjaan lapangan yang akan menjadi tempat latihan PSM Makassar ini nyaris rampung, progres saat ini mencapai 90 persen.
“Yang sudah kami laksanakan adalah, pembuatan drainase underground, pipa penangkap peresapan air yang dilapisi geotekstil dan korel, kemudian Catbasin 42 titik untuk mengontrol air resapan,dan bak kontrol untuk membuat air keluar lapangan. Kami optimis ini rampung tepat waktu,” jelasnya kepada UPEKS.co.id, Selasa (22/12/2021).
Selain itu, lanjut dia menjelaskan, pembuatan reservoar dengan kapasitas 16 kubik yang dilengkapi dengan mesin horizontal pressure yang akan mengantar air ke 32 titik dan splinkler 35 titik, yang berfungsi sebagai alat penyiraman otomatis yang dilengkapi panel dan box valvo.
“Nantinya akan dilakukan masa pemeliharaan selama 4 bulan, dengan melakukan penyemprotan herbisida yang dilakukan sekali seminggu, penyiraman dengan rutin dua kali sehari, pemupukan untuk per 20 hari, dan mencabut hama yang ada pada rumput,” terang Muh Yusuf.
Pengerjaan rehabilitasi lapangan yang akan menjadi kebanggan masyarakat Kota Parepare ini, menggunakan 30 tenaga pekerja. (Andi Ukki)

