MAKASSAR,UPEKS.co.id— Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan, Causa Iman Karana memaparkan perkembangan perekonomian nasional, khususnya ekonomi Sulsel di tengah masak pandemi Covid-19.
Pria yang akrab dengan sapaan Pak Cik ini menegaskan optimismenya bahwa ekonomi Sulsel akan terus membaik. Hal tersebut juga sejalan dengan penanganan pandemi Covid-19 yang cenderung terkendali.
“Perekonomian Sulsel ke depan diperkirakan akan terus membaik. Beberapa indikator menunjukkan berlanjutnya pemulihan ekonomi pada triwulan IV 2021,” jelas Pak Cik saat mengunjungi Redaksi Harian Ujungpandang Ekspres, di Gedung Graha Pena Makassar, Selasa (14/12/2021).
Dijelaskan, hasil tracking ekonomi hingga November 2021 lalu, mengindikasikan berlanjutnya pemulihan ekonomi hingga akhir tahun.
“Pada triwulan IV, kinerja ekonomi diprakirakan membaik ditopang oleh Lapangan Usaha (LU) Perdagangan, Industri Pengolahan, Pertambangan, dan Akmamin seiring perbaikan konsumsi karena peningkatan mobilitas dan kelancaran vaksinasi,” urainya.
Dengan kondisi tersebut, maka ekonomi Sulsel diprakirakan tumbuh 5,0 – 5,8% (yoy) pada triwulan IV 2021. Adapun untuk keseluruhan tahun 2021, ekonomi
diprakirakan tumbuh 4,0% – 4,8% (yoy).
Kepala KPw BI Sulsel menambahkan, ke depan, pihaknya terus mendorong strategi untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Di antaranya melalui dorongan hilirisasi sejumlah komoditi pertanian, digitalisasi serta program green ekonomi.
“Hilirisasi komoditas pertanian perlu diprioritaskan, sehingga bisa memberikan nilai tambah. Digitalisasi juga menjadi penting, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini. Kemudian, program green ekonomi juga sudah menjadi kampanye dunia, dan kita di Sulsel sudah mulai melakukan itu,” pungkasnya. (eky)

