Bupati Selayar Lantik Drs. Mesdiyono Sebagai Sekda Selayar 

  • Whatsapp
Bupati Selayar Lantik Drs. Mesdiyono Sebagai Sekda Selayar 

Selayar, Upeks.co.id — Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali melantik Drs. Mesdiyono, M., E.c., Dev., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Selayar, berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati, Jumat (24/12/2021).

Dalam pelantikan ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H., Forkopimda, Ketua TP. PKK Kabupaten Kepulauan Selayar Hj. Andi Dwiyanti Musrifah Basli, S.E., M.M., bersama para pimpinan OPD dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali dalam sambutannya mengatakan, pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan itu merupakan pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama Sekretaris Daerah. Hal ini dilakukan karena jabatan Sekretaris Daerah lowong sejak Tanggal 21 September 2021 dan harus segera diisi. Sedangkan Mesdiyono sejak September kemarin hanya sebagai pelaksana tugas Sekretaris Daerah.

Bupati mengemukakan, pelantikan Drs. Mesdiyono, M., E.c., Dev., merupakan hasil dari pelaksanaan hasil seleksi terbuka yang dilaksanakan pada 23 November lalu.

Hal tersebut kata Bupati dan telah mendapat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Nomor B.4469/KASN/12/2021 perihal rekomendasi hasil seleksi terbuka JPT Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar dan surat Plt. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 800/7465/BKD Tanggal 22 Desember 2021 perihal pengangkatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Oleh karena itu saya menegaskan kepada saudara agar menyadari posisi saudara sebagai Sekretaris Daerah, dan harus memahami hakikat dan keberadaan organisasi yang anda pimpin,” tegas Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali.

Sekretaris Daerah diminta harus dapat memastikan program-program prioritas Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar berjalan sesuai dengan perencanaan, guna mencapai visi kepulauan sebagai bandar maritim kawasan timur Indonesia.

“Kita dituntut untuk dapat memaksimalkan fungsi pemerintahan sebagai fungsi pelayanan, pembangunan, perlindungan, dan pemberdayaan dengan sebaik-baiknya dan dinamika yang terus berkembang. Kita harus melayani bukan dilayani. Mari kita ubah mindset primordial menjadi pola pikir modern dan berkemajuan,” tutup Basli Ali. (Sya)