KOMPAK – Bappenas Bersama Pemkab Bantaeng Genjot 21 Trainers DMD/K Lewat ToT

KOMPAK - Bappenas Bersama Pemkab Bantaeng Genjot 21 Trainers DMD/K Lewat ToT

BANTAENG,UPEKS.co.id — KOMPAK kerja sama Bappenas bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng menggelar Training of Trainers (ToT) Penyelenggaraan Digitalisasi Monografi Desa/ Kelurahan (DMD/K) di Kabupaten Bantaeng.

Kegiatan dengan metode daring dan luring di Hotel Ahriani Bantaeng dan Kantor Kabupaten dengan penerapan protokol kesehatan (Protkes) sesuai ketentuan berlangsung selama 4 hari, Selasa-Jumat (14-17/9/2021).

Bacaan Lainnya

Kegiatan pelatihan ini untuk menggenjot 21 orang Peserta perwakilan dari Sekretariat Tim Kabupaten untuk Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Bappeda, Sekretariat Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) SIPAKATAU, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kominfo, Badan Perwakilan Desa.

Serta perwakilan dari masing-masing 5 Desa dampingan KOMPAK yakni Desa Baruga, Desa Lumpangan, Desa Biangloe, Desa Nipa-Nipa, dan Desa Borongloe, dan Perwakilan SLRT.
Kabupaten Bantaeng bersama tiga kabupaten lainnya di Indonesia mendapat kehormatan sebagai kabupaten pilot project Digitalisasi Monografi Desa/Kelurahan sebagai bagian dari Reformasi Sistem Perlindungan Sosial.

 

Bupati Bantaeng Dr. H.Ilham Azikin, M.SI saat membuka kegiatan ToT ini, dalam sambutannya mengapresiasi Bappenas yang telah memberikan kesempatan pada Kabupaten Bantaeng untuk ujicoba DMD/K, dan menghimbau kepada OPD untuk mendukung implementasi DMD/K ini.

Sementara itu, Kabid Perencanaan Bappeda Bantaeng Indra Wahyudi, S.STP,MM mengatakan Pelatihan DMD/K merupakan bagian dari rencana kegiatan untuk memastikan kesiapan dan tersedianya sumber daya baik sebagai pelatih dan selanjutnya mampu memberikan pelatihan bagi pelaku DMD/K di tingkat desa/ kelurahan.

Tujuannya adalah Menyelenggarakan pelatihan Digitalisasi Monografi Desa/Kelurahan untuk Kabupaten, Kecamatan, dan Desa serta Meningkatkan kapasitas pengguna SEPAKAT Desa/Kelurahan di kabupaten, kecamatan dan desa dalam rangka mendukung ujicoba program DMD/K.

“Selain itu, juga memberikan peningkatan pemahaman akan data dan pemanfaatan SEPAKAT desa/Kelurahan untuk mendukung perencanaan di desa,” ujarnya.

Lanjut kata dia, adapun hasil yang diharapkan dari TOT ini adalah terlatihnya tim pelatih yang akan memberikan pelatihan bagi pelaku desa lainnya khususnya di wilayah Kabupaten Bantaeng dan terlatihnya DMD/K kepada pemangku kepentingan di provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa di Kabupaten Bantaeng.

Serta meningkatnya setidaknya 21 orang pemangku kepentingan di kecamatan dan kabupaten, serta 80 orang pemangku kepentingan di 20 desa lokasi KOMPAK dalam penggunaan Aplikasi SEPAKAT DESA untuk mendukung perencanaan desa tahun 2022, pungkasnya.

Hal Senada juga disampaikan oleh Wahyu Hamdika dari Bappenas, bahwa tujuan pelatihan ToT ini adalah Meningkatkan kemampuan peserta dalam pelaksanaan DMD/K, memahami konsep data, analisis, perencanaan, penganggaran, pelayanan dan Monev pada aplikasi SEPAKAT desa/ kelurahan.

Lanjut kata dia, juga meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta untuk menjadi pelatih dalam kegiatan DMD/K serta peserta memahami proses penyelenggaraan dan pemanfaatan DMD/K dalam pembangunan di daerah.

“Peserta dapat menjelaskan konsep dasar pelaksanaan DMD/K melalui SEPAKAT desa/ kelurahan dalam mendukung pelaksanaan reformasi sistem perlindungan sosial dan menjadi inisiator kebijakan perluasan pelaksanaan DMD/K melalui SEPAKAT desa – kelurahan di daerah lain,” tandasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri dan memberi sambutan, John Theodore Weohau (Implementation Director Program KOMPAK) dan Maliki (Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat BAPPENAS). Kegiatan ini difasilitasi oleh tim fasilitator dari Bappenas dan KOMPAK. Kegiatan ini juga di hadiri oleh Ahmar Djalil (Provincial Manager KOMPAK Sulsel), Sarwan Sahabuddin (KVSC KOMPAK Sulsel), Baharuddin Solongi (DC KOMPAK Bantaeng) beserta Tim KOMPAK Sulsel lainnya. (Irwan Patra)

Pos terkait