Buka Kegiatan P4GN BNN Palopo, Sekda Ingatkan Masyarakat Waspadai Peredaran Narkoba

  • Whatsapp
Buka Kegiatan P4GN BNN Palopo, Sekda Ingatkan Masyarakat Waspadai Peredaran Narkoba

PALOPO, UPEKS.co.id — Sekda Palopo Firmanzah DP. SH,M.Si., sekaligus menyampaikan sambutan mewakili Wali Kota Palopo, di Wae Kan’Bass, Senin (6/9/2021).

Merunut pada salah satu aturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 6 tahun 2020 tentang Tata Kerja Badan Narkotika Nasional Propinsi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota; e. Instruksi Walikota Palopo Nomor : 2/INST/IV/2021 Tentang Rencana Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba;

Bacaan Lainnya

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satker Badan Narkotika Nasional Kota Palopo Tahun Anggaran 2021 Nomor : SP-DIPA-066.01.2.689046/2021

Berdasarkan rujukan tersebut, BNN Kota Palopo akan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat P4GN di Instansi Pemerintah.

Sekretaris Daerah Kota Palopo, Bpk. Drs. Firmanzah DP, SH,M.Si., menyampaikan bahwa menyikapi situasi pada saat sekarang ini di mana nyaris semua elemen masyarakat menjadi target peredaran gelap narkoba.

“Berdasarkan data pada Badan Narkotika Nasional (BNN), penyalahgunaan narkoba di Indonesia saat ini sudah sangat signifikan. Untuk itu, kita patut memberikan apresiasi yang tinggi kepada BNN di Kota Palopo yang telah mencermati hal ini dengan melakukan giat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkoba (P4GN), tujuan menghadirkan kesadaran di kalangan masyarakat.” paparnya.

Lanjutnya, peredaran gelap narkoba di suatu wilayah perlu diwaspadai karena diakui atau tidak, peredaran gelap narkoba terus merasuki kehidupan masyarakat.

“Untuk itu kita di Kota Palopo harus benar-benar waspada,” ujarnya.

Kepada semua pihak baiknya untuk turut andil mengambil bagian dalam memberikan informasi yang akurat dan aktual tentang penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, bila melihat dan menemukan hal yang mencurigakan , segera melaporkan kepada BNN atau kepada pihak terkait. Mengingat penyakit sosial masyarakat harus diperangi bersama.

“Ini merupakan masalah kita semua yang memerlukan penanganan secara terintegrasi, baik dari aspek hukum, kesehatan, psikologi, pendidikan, sosial, budaya, ekonomi maupun aspek keamanan dan aspek keagamaan.” tuntasnya.

Kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat P4GN diikuti oleh utusan dari institusi unsur Forkopimda, beberapa OPD, dan stakeholder terkait. (Echa)