Sebagai Plh Kabid Penmad, Kaswad Sartono Ingin Ambil Bagian Tingkatkan Reputasi MAN 1 Makassar

Sebagai Plh Kabid Penmad, Kaswad Sartono Ingin Ambil Bagian Tingkatkan Reputasi MAN 1 Makassar

 

Makassar, Upeks.co.id–Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono menyambangi MAN 1 Makassar dengan memboyong seluruh Kepala Seksi (Kasi) pada bidang tersebut, Selasa 13 Juli 2021.

Bacaan Lainnya

Kedatangan Kaswad Sartono dan rombongan disambut Kepala MAN 1 Makassar, Luqman MD didampingi Wakil Kepala Madrasah serta Kepala Urusan Tata Usaha (Kaur TU) dan beberapa pengawas.

Ditemui usai kunjungan, Kaswad Sartono mengungkapkan keperihatinannya melihat kualitas pengembangan dan reputasi MAN 1 yang dinilainya seolah-olah berada di bawah bayang-banyang popularitas MAN 2 (Model) Makassar.

“Ini menjadi PR bagi kita semua bagaimana mengangkat kualitas MAN 1 Makassar bisa seperti MAN 2, bahkan diharapkan dapat menjadi ikon Sulsel kedepan”, ucapnya.

Kabid Penais Zawa yang diberi amanah menjabat selaku Plh. Kabid Penmad ini mengatakan bahwa inisiatif memboyong seluruh Kasi pada Bidang Madrasah dalam kunjungan silaturrahmi ini adalah untuk memetakan tantangan dan peluang dalam membenahi MAN 1 Makassar, baik dari aspek kurikulum, ketenagaan, sarana prasarana dan kelembagaan yang dimiliki.

“MAN 1 sesungguhnya memiliki segudang prestasi di masa lalu, namun dalam kondisi kekinian ada kecenderungan masyarakat justru lebih mengarahkan putra putrinya mendaftar di MAN 2 Makassar”, ungkapnya.

Menurut mantan Kabid PHU bergelar doktor ini, pengelolah MAN 1 harus melihat kondisi ini sebagai momentum untuk mengembalikan reputasi dan kejayaan MAN 1, yaitu melalui kebersamaan dan sinergisitas, kita bisa mengangkat kembali kualitas dan pengembangan madrasah ini.

“Selaku Plh Kabid Madrasah, saya memberikan masukan-masukan, misalnya diawali dengan pendekatan kurikulum, yaitu kurikulum yang lebih fokus pada jurusan. Misalnya jurusan IPA, peserta didik harus memilki kemampuan dibidang saintis. Yang jurusan sosial memahami dengan baik ilmu-ilmu soial, begitu juga dengan jurusan keagamaan, bagaimana seorang siswa memiliki pemahaman-pemahaman tafaquh fiddin atau kemampuan keagamaan secara baik”, urainya.

Ditambahkannya, kemapuan literasi peserta didik juga harus ditingkatkan, sehingga siswa dengan membaca buku sudah mampu memahami tanpa banyak penjelasan dari guru, seperti pelajaran sejarah, SKI dan lain sebagainya. “Disamping itu pelajaran yang sifatnya rekreatif juga dikembangkan, dimana siswa bisa belajar sambil bermain”, ujarnya.

Untuk bisa sampai pada titik ini, lanjut Kaswad Sartono, MAN 1 harus didukung oleh SDM yang mumpuni. “Kami telah memetakan 89 guru yang ada disana, sehingga dipandang perlu adanya dukungan dari pimpinan untuk melakukan mutasi bagi sebagian guru yang mungkin sudah lama disana atau mungkin sudah jenuh, karena dalam kondisi seperti ini kita butuh tenaga baru  yang lebih memiliki potensi”, tuturnya.

Namun Kaswad Sartono tetap optimis bahwa Kepala MAN 1 bersama timnya akan memiliki kekuatan yang utuh didalam meramu pendidikan bilamana mengikuti metode yang diterapkan oleh salah satu sekolah favorit di Indonesia yaitu MAN 2 Kudus, yakni bagaimana mengembangkan dan menerapkan setidaknya 5 nilai pada madrasah tersebut, yaitu nilai religiusitas, humanis, smart, inovasi dan nilai kompetitif.

Kaswad Sartono juga mewanti-wanti agar publikasi serta ruang-ruang IT di MAN 1 perlu ditingkatkan, karena menurutnya peran media massa sangat penting dan berpengaruh dalam mengangkat citra madrasah, disamping pembenahan sarana prasarana yang lebih nyaman dan lebih menarik dipandang

Adapun Kasi yang turut serta dalam kunjungan ini adalah, Kasi Guru, Abd.Rahman, Kasi Tenaga Kependidikan, M.Yunus, Kasi Sarana dan Prasarana, Kurniato Hamka Siama, Kasi Kelembagan dan Sistem Informasi Madrasah, Saenong, dan Kasi Krikulum dan Kesiswaan Muh.Qasim.(rls)