Kaji Dominasi Elit Pemerintah Supradesa, Dosen IPDN Sulsel Raih Doktor di UNM

  • Whatsapp
Kaji Dominasi Elit Pemerintah Supradesa, Dosen IPDN Sulsel Raih Doktor di UNM

 

Makassar, Upeks.co.id–Menguatnya dominasi elit pemerintah supradesa berimplikasi dengan ketidakberdayaan masyarakat dalam perencanaan pembangunan desa.

Bacaan Lainnya

Fenomena itu yang melatari keinginan Umar Naim melakukan riset untuk meraih gelar doktor dalam bidang Ilmu Sosiologi Pembangunan dengan judul “Dominasi Elit Pemerintahan Supradesa dalam Perencanaan Pembangunan di Kabupaten Bulukumba” yang dipertahankan dalam sidang ujian promosi doktor di Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs ) secara virtual pada Senin (14/6/2021).

Sidang ujian promosi doktor dipimpin Prof.Dr.Anshari,M.Hum. dengan anggota: Prof.Dr.Andi Agustang,M.Si., Prof.Dr. Jumadi, M.Si., Dr. Najamuddin,M.Si., Dr. Firdaus Suhaeb,M.Si., dan Dr. Nurlina Subair,M.Si.

Temuan riset Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Selatan, yaitu pertama, perencanaan pembangunan desa didominasi elit pemerintahan supradesa dalam bentuk kooptasi yang menunjukkan tindakan elit pemerintahan supradesa tidak mengakui keberadaan institusi tudang sipulung dan mattinro launruma.

Kedua, penindasan berlangsung dalam Musrembang desa dengan membatasi usulan masyarakat yang akan disampaikan dalam Musrembang kecamatan.

Karena adanya pemaksaan dan dominasi kuasa sehingga masyarakat tidak berdaya dalam menghadapi keinginan elit pemerintahan supradesa. Akibatnya, banyak usulan masyarakat tidak diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten Gowa.

Ketiga, Umar Naim mengusulkan formulasi ideal agar dua kepentingan saling terpadu, yaitu perlu dibuatkan regulasi yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) dengan perimbangan usulan 40 persen usulan masyarakat dan 60 persen keinginan pemerintah.

Seusai menjawab semua pertanyaan, sanggahan, dan klarifikasi dari tim penguji, Umar Nain dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90 atau predikat kelulusan sangat memuaskan. Ia tercatat sebagai alumni ke-945 PPs UNM dan ke-167 Prodi Ilmu Sosiologi.

Ketua Prodi S-3 Ilmu Sosiologi, Prof.Dr.Andi Agustang,M.Si. yang sekaligus sebagai promotor, sangat bangga atas raihan prestasi mahasiswanya. Namun, doktor sosiologi alumni Unpad Bandung ini, selalu menegaskan agar kajian riset mahasiswanya harus didukung nalar teori dan narasi data yang tajam dan akurat sehingga temuannya sahid dan valid.

“Riset disertasi tidak hanya mengandalkan adanya temuan baru (novelty), tetapi didukung oleh dalil dari fakta sosial di lapangan,” tegas Kaprodi yang mengantarkan prodinya terakreditasi unggul A.

Ujian sidang promosi doktor dihadiri Wakil Rektor III IPDN Jatinangor Bandung, Wakil Bupati Bulukumba, pimpinan IPDN Kampus Sulawesi Selatan, dan semua kepala desa tempat dan lokasi penelitian riset disertasi ini.(rls)