10 Pelaku Hacker di Soppeng Terancam 9 Tahun Penjara

  • Whatsapp
10 Pelaku Hacker di Soppeng Terancam 9 Tahun Penjara

SOPPENG, UPEKS.co.id — 10 orang pelaku ilegal akses atau biasa dikenal dengan sebutan hacker berhasil diamankan Polres Soppeng.

Hal itu diungkapkan Kapolres Soppeng, AKBP Moh Roni Mustofa didampingi Kasat Reskrim, IPTU Noviarif Kurniawan saat menggelar press realese di ruang aula sandi Polres Soppeng, Kamis (03/06/2021).

Bacaan Lainnya

AKBP Moh Roni mengatakan 10 orang pelaku hacker ini diamankan ditempat yang berbeda-beda.

“7 orang diamankan di wilayah kota Soppeng dan 3 orang di Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng,” katanya.

Kronologis kejadiannya, kata dia berawal adanya laporan dari masyarakat. Yang dimana, banyaknya anak muda yang sering berkumpul.

“Setelah mendapatkan laporan masyarakat, Tim Resmob Polres Soppeng menindak lanjuti laporan tersebut dan melakukan patroli sesuai rute yang ditentukan,” ujarnya.

Pada saat melaksanakan patroli, Tim Resmob berhasil mengamankan pelaku HA dirumahnya beserta barang bukti berupa handphone.

“Setelah dicek handphone pelaku, ditemukan ada transkip dan email yang diduga akan melakukan Ilegal Akses (hacker),” katanya.

“Ketujuh pelaku ini diamankan pada Selasa 4 Mei 2021,” imbuhnya.

Lebih jauh dia jelaskan, setelah mengamankan 7 pelaku, Tim Resmob Polres Soppeng melakukan pengembangan. Dan pada Minggu 23 Mei 2021 kembali diamankan 3 orang pelaku hacker.

Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari ke sepuluh pelaku hacker ini berupa 6 unit laptop, satu set komputer, 9 unit handphone, 4 buku tabungan dari berbagai bank, dan sejumlah uang tunai.

Untuk pasal yang disangkakan yaitu pasal 48 ayat (1) dan pasal 32 ayat (1) No.11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Ancaman pidananya maksimal 9 tahun dan dendanya sebesar Rp3 Miliar,” tutupnya.

Sekedar diketahui, 7 pelaku yang diamankan wilayah kota Soppeng yakni RZD, SD, EP, ED, HR, DD dan SL. Sedangkan 3 pelaku di Lilirilau yakni HA, AR, WHY. (Min)