BLK Makassar Dukung Larangan Mudik Lebaran

  • Whatsapp
BLK Makassar Dukung Larangan Mudik Lebaran

MAKASSAR.UPEKS.co.id— Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Balai Latihan Kerja (BLK) Makassar menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pemerintah pusat tentang larangan mudik Lebaran 2021, guna pengendalian penyebaran pandemi Covid-19.

“Kita disini (BLK Makassar) mendukung penuh larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19,” kata Kepala BLK Makassar, DR. Fitroh Hanrahmawan, SE., M.Pd, yang ditemui diruang kerjanya, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Meski dilematis, lanjut dia, langkah pemerintah melarang mudik tahun ini karena kondisi pandemi Covid-19 perlu dipatuhi  semua pihak, termasuk BLK Makassar. Sebab, hal iIlni demi untuk menghindari kondisi yang lebih buruk lagi.

“Pada prinsipnya, BLK Makassar mematuhi kebijakan pemerintah tersebut dengan tujuan bersama untuk menekan penyebaran Covid-19. Jadi, kita bukan lagi hanya mengimbau, tapi kita terang-terangan melarang rekan-rekan disini (BLK Makassar) untuk mudik. Apalagi ada instruksi dari pimpinan pusat. Bahwa ada sanksi tegas dan jelas yang disiapkan bila nekat mudik,” pungkasnya.

Namun demikian, Fitroh mengungkapkan, dirinya hanya akan memberikan izin kepada pegawai BLK Makassar untuk melakukan perjalanan, apabila pegawai tersebut mendapat penugasan.

“Bahwa nanti ada hal-hal yang bersifat khusus, misalnya penugasan. Itu kita ada toleransi memberikan surat tugas, sesuai Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Kemenaker,” terangnya.

Diketahui, Satgas Covid-19 telah mengeluarkan surat edaran mudik Lebaran 2021 yang mengatur masyarakat bila ingin keluar kota sebelum dan sesudah mudik Lebaran.

Surat edaran itu adalah adendum SE 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Ramadan 1442 Hijriah.

Adendum yang diteken pada tanggal 21 April 2021 mengatur perluasan waktu pengetatan pelaku perjalanan dalam negeri, yakni H-14 larangan mudik mulai 22 April hingga 5 Mei 2021 dan padaH+7 larangan mudik 18-24 Mei 2021.