Sosialisasi e-Kinerja di BKPSDM Luwu, Ini Tujuannya

  • Whatsapp
Sosialisasi e-Kinerja di BKPSDM Luwu, Ini Tujuannya

LUWU.UPEKS.co.id—Sejumlah perwakilan OPD di Lingkup Pemkab Kabupaten Luwu khususnya Kasubag Kepegawaian, Hukum dan Organisasi mengikuti Sosialisasi e-kinerja yang digelar oleh Bidang Mutasi, Badan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kabupaten Luwu yang dilaksanakan di ruang rapat Sekretaris BKPSDM, Kamis (25/03)

Tujuan aplikasi ini memudahkan pegawai yang dulunya memberikan laporan mingguan, bulanan dan tahunannya
berdasarkan kinerja harian secara manual sekarang tidak perlu lagi ke kantor BKPSDM, tinggal masuk pada alamat website sesuai yang telah disosialisasikan.

Bacaan Lainnya

“Tidak lagi semuanya fokus atau datang langsung ke BKD, sekarang tugas Kasubag Kepegawaian yang menginput dan urus itu, tiap ada pegawai yang baru masuk, mutasi, pensiun atau pun naik pangkat itu informasinya langsung diinput ke aplikasi,” Ujar Sekertaris BKPSDM Luwu Andi Ahkam Basmin.

Ditemui di ruangannya, Andi Ahkam Basmin juga mengatakan perencanaan pengadaan e-kinerja ini telah ada sejak 2 tahun lalu, hanya saja baru terealisasi tahun ini.

Untuk diketahui Aplikasi ini dimulai pengerjaannya di tahun 2020, diawali dengan inovasi Simantap, Andi Ahkam Basmin selaku sekretaris BKPSDM lalu dikembangkan ke sistem e-kinerja.

“kami berharap melalui kegiatan sosialisasi dan bimtek ini, tidak ada lagi yang ketika dimintai data dan informasiterkait kepegawaian tidak tahu menahu, makanya BKPSDM melalui bidang mutasi memberikan pengarahan terkait informasi tentang aplikasi e-kinerja,” jelas Sekretaris BKPSDM, Andi Ahkam Basmin saat dijumpai di kantornya.

Sementara itu, Andy Lambau saat ditemui saat sosialisasi berlangsung mengatakan, sosialisasi e-kinerja dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS guna menerapkan Pengelolaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang berbasis elektronik sekaligus melakukan bimbingan teknis tata cara pengisian aplikasi e-kinerja.

Sementara itu Kabid Mutasi Andi Hajeratul Aswa Baso mengatakan sosialisasi ini dilakukan berapa tahap, peserta dimaksimalkan 10 perwakilan OPD” tidak bersamaan semua peserta besok lagi separuh”ujarnya. (echa).

Pos terkait