MAKASSAR, Upeks.co.id– Tim terpadu penertiban Pak Ogah massif melakukan penertiban atau razia.
Hampir setiap pekan, tim yang terdiri dari Satpol dan Dinas Perhubungan Sulsel, yang disokong penuh oleh DEN POM XIV Hasanuddin turun ke jalan untuk menertibkan para pengatur lalu lintas ilegal tersebut.
Seperti yang dilakukan Senin (22/3), tim terpadu menyisir sejumlah jalan untuk menjaring Pak Ogah.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulsel, Abdul Azis Bennu menjelaskan ada empat jalan yang menjadi sasaran razia. Diantaranya Jalan Urip Sumiharjo, AP Pettarani, Hertasning, Aroepala, dan Sultan Hasanuddin.
Total Pak Ogah yang terjaring di lima lokasi tersebut adalah 14 orang. Mereka kemudian diangkut menggunakan kendaraan Satpol PP.
Selanjutnya, para Pak Ogah itu dikumpulkan di untuk diberi pembinaan sebelum dikembalikan ke rumah masing-masing.
” Total yang tejaring ada 14 orang. Saat diamankan, mereka sedang menjalankan aksinya dia u-turn atau pembelokan jalan. Misalnya di u-turn AAS Building, u-turn depan Satu Sama di Jalan Aroepala, u-turn depan Unismuh Jalan Sultan Alauddin, ” ungkap Azis.
Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Muh Arafah mengemukakan, tim terpadu massif turun ke jalan untuk menertibkan Pak Ogah karena selama ini kehadiran mereka kerap mengganggu arus lalu lintas.
“Tim memang massif turun untuk menertibkan Pak Ogah yang meresahkan para pengguna jalan, ” ungkap Arafah.
Dia mengapresiasi kerja-kerja tim terpadu yang tidak henti melakukan penertiban demi kenyaman dan kelancaran arus lalu lintas di jalan.
“Penertiban yang dilakukan tim terpadu juga bentuk respon dari keluhan masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan kehadiran Pak Ogah tersebut,” tandasnya. (*)




