Demo Terkait Maklumat Bersama, Ini Penjelasan Kapolres

  • Whatsapp
Demo Terkait Maklumat Bersama, Ini Penjelasan Kapolres

ENREKANG, UPEKS.co.id—- Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya,SH. S.IK,MH menyikapi aksi unjuk rasa Puluhan masyarakat yang menamakan dirinya Aliansi Masyarakat Enrekang Menggugat yang digelar didua titik yakni di Tugu Bambu Runcing dan didepan Kantor DPRD Kabupaten Enrekang, Senin
(22/3/2021).

Andi Sinjaya mengatakan sebagai Kepolisian pihaknya akan melayani masyarakat yang ingin mengemukakan pendapatnya asalkan dilakukan dengan cara-cara yang benar. Kapolres memahami unjuk rasa tersebut adalah karena ketidakpuasan dari orang perorang.

Bacaan Lainnya

“Itu adalah hak semua masyarakat untuk mengemukakan pendapat secara benar, tertib, sesuai prosedur dan tidak boleh melakukan aksi unjuk rasa dengan cara-cara menghina dan fitnah” tegas Kapolres.

Dia mengatakan ada pihak-pihak tertentu yang tidak puas dengan terbitnya Maklumat bersama tersebut.

Menurutnya, Maklumat itu bukan semata diterbitkan oleh Kapolres tetapi oleh semua unsur Forkopimda Kabupaten Enrekang.

“Berarti ada beberapa Institusi yang bertandatangan disitu. Yang jelas terlepas dari semua itu Forkopimds¬† melakukan tujuannya adalah untuk kepentingan umum” jelasnya.

Terbitnya Maklumat itu pasti ada dasarnya. Kapolres meminta agar Masyarakat obyektif melihat sehingga pembatasan kegiatan pesta pernikahan itu dilakukan.

Tim Satgas Covid-19 mengambil langkah-langkah untuk menekan Penyebaran virus Corona.

Forkopimda menilai melonjaknya kasus Covid-19 di Enrekang salah satunya adalah bersumber dari perhelatan pesta pernikahan.

Bagi Andi Sinjaya, apa yang dilakukan Forkopimda adalah untuk kepetingan masyarakat dan jika dibenturkan dengan kepentingan perorangan maka Kapolres mengatakan dirinya angkat tangan.

” Silahkan unjun rasa, menuntut sesuatu hal itu adalah haknya masyarakat, tapi jangan sampai mengganggu masyarakat, kepentingan umum, ketertiban dan kenyamanan serta kesehatan masyarakat itu sendiri”. kata Kapolres.

Kapolres tegasnya tanpa unjuk rasa pun Forkopimda dan Satgas Covid-19 akan terus melakukan evaluasi terkait Maklumat bersama tersebut.

“Setiap waktu, setiap periode akan kami evaluasi. Bahkan Satgas Covid-19 sudah berencana melakukan koordinasi” katanya.

Maklumat bersama yang diterbitkan oleh Forkopimda juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama, Tokoh MUI,dari Gereja, Para Camat dan Kepala Desa.

Kapolres meminta agar Media memberikan informasi yang bersifat edukatif. Memberikan pemahaman jika Maklumat bersama itu adalah murni untuk kepentingan masyarakat ditengah Pandemi Covid-19.

” Jika ada hal-hal yang memang dirasa mungkin tidak menguntungkan kami siap berkomunikasi. Jadi saya berharap ini bisa dipahami oleh masyarakat Forkopimda mengambil langkah-langkah tersebut adalah untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat”.Tutupnya. (Sry).

Pos terkait