TAKALAR,UPEKS.co.id— Pemkab. Takalar gelar Coffee Morning dihadiri Wabup, H. Achmad Dg. Se’re, S. Sos di Kantor Bupati Takalar, Senin (22 /2/ 2021)
Cofee Morning yang di laksanakan dua kali dalam sebulan ini mengagendakan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah dan PBB serta Penataan Aset Daerah.
Wabup menandaskan, kita perlu melakukan langkah-langkah dalam meningkatkan PAD dan penataan aset daerah agar kita dapat meraih WTP.
“Harus ada kerjasama yang baik di lingkup OPD dalam menata administrasi dan penataan aset pemda” pungkasnya
Ke depan diharapkan, IMB segera ditertibkan dan melakukan edukasi kepada masyarakat pentingnya pengurusan IMB.
Selain itu, objek pajak & retribusi daerah juga harus dioptimalkan guna peningkatan PAD karena Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah.
Sekda Takalar saat memimpin coffee morning mengemukakan, salah satu penilaian dari LHP BPK untuk meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di suatu derah, yaitu penataan administrasi dan aset daerah. Untuk itu, kita perlu benahi dan manata aset-aset pemda.
Terkait LHP BPK khususnya pengelolaan aset daerah kita berharap temuan untuk tahun 2020 segera dibenahi. Kepada semua pimpinan OPD agar melakukan pertemuan terkait tindak lanjut LHP BPK.
Kepala Badan Keuangan Daerah Kab. Takalar Gazali Mahmud, M.Ap menjelaskan, pengelolaan aset dibagi menjadi 4 yaitu basis aset, pengelolaan aset, sertifikasi aset dan pengamanan serta pemulihan aset.
“Untuk sertifikasi aset, selama 2020, terbit 24 sertifikat untuk 16 bidang tanah (2 tanah kantor pemerintahan dan 22 sertifikat tanah untuk 14 bidang tanah jalan). Untuk kendaraan selama 2020 telah didapatkan BPKB kendaraan dinas 97 buah dan 373 buah” jelasnya.
Ditambahkan, dalam penertiban dan pemulihan aset, aset yang berhasil ditertibkan & dipulihkan sampai bulan desember 2020 yaitu kendaraan dinas roda dua sebanyak 5 unit dan roda empat 1 unit. Dengan total nilai rupiah yang berhasil ditertibkan untuk 5 unit motor dan 1 unit mobil sebesar Rp.157.720.554.
“Saya juga menyampaikan bahwa realisasi penerimaan pajak daerah Kab. Takalar periode januari s/d desember 2020 mencapai 71.00 % atau terealisasi 34.539.310.674” tambahnya.
Coffee morning dihadiri, Inspektur Inspektorat Takalar, para Pimpinan OPD, kepala Bidang serta Camat. (Jahar)




