Film De Toeng Jadi Film Lokal Pertama Menasional

Film De Toeng Jadi Film Lokal Pertama Menasional

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Setelah tayang perdana pada 11 Februari 2021 di bioskop, Film De Toeng berhasil menjadi film lokal pertama yang menasional.

Hal tersebut menjadi pencapaian besar ditengah pembatasan sosial yang diterapkan termasuk di seluruh bioskop Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dari 126 layar yang menayangkan film De Toeng, sebanyak 30 ribu lebih masyarakat Indonesia menonton film ini.

Produser Turatea Production sekaligus pemain film De Toeng, Asmin Amin mengatakan, hal tersebut menjadi pencapaian besar. Mereka menargetkan penonton tembus di angka 65 ribu.

“Seharusnya film ini ditayangkan tahun lalu, namun karena Covid-19, jadi terkendala,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pemain film kawakan ini menceritakan, kehadiran film De Toeng menjadi warna baru dikancah perfilman karena mengusung gendre baru yakni etnografi.

“Etnografi ini gendre film yang mengangkat cerita lokal menjadi sebuah cerita film. Sulsel sendiri sangat kaya akan cerita cerita budaya, dan di film selanjutnya kami akan mengangkat cerita lain yang sarat budaya, seperti cerita budaya di Kabupaten Bulukumba dan di daerah lainnya,” beber Asmin.

Sementara itu, Wakil Ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia(HIPMI), Eka Sastra yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kehadiran film ini.

Menurut Eka, kehadiran film ditengah pandemi sebagai bentuk memajukan perekonomian Indonesia yang saat ini sedang lesu.

“Kami dari HIPMI mengapresiasi kehadiran film ini, karena memajukan ekonomi kreatif. Saat ini memajukan ekonomi tidak hanya dengan cara cara lama tetapi juga melalui cara cara kreatif salah satunya dengan film,” ujar Eka.

Ke depan kata dia, pihaknya akan support secara langsung pembuatan film yang mengangkat cerita cerita daerah.

“Di pembuatan film selanjutnya oleh Turatea Production kami dari HIPMI akan ikut terlibat,” pungkasnya. (mit)

Pos terkait