Pemkab Bantaeng Bertekad Jadikan Kaloling Sentra Produksi Jeruk

  • Whatsapp
Pemkab Bantaeng Bertekad Jadikan Kaloling Sentra Produksi Jeruk

Pemkab Bantaeng Bertekad Jadikan Kaloling Sentra Produksi Jeruk

BANTAENG,UPEKS.co.id—Pemkab Bantaeng melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Bantaeng melakukan  penanaman perdana 1.800 pohon jeruk di Desa Kaloling, Bantaeng. Kawasan ini disebut akan menjadi sentra  perkebunan jeruk di Kabupaten Bantaeng.

Bacaan Lainnya

Kadis Pertanian dan Peternakan Bantaeng, Budi Taufiq mengatakan, bibit-bibit pertanian ini adalah bibit  berkualitas di Bantaeng. Dia mengaku, keberadaan 1.800 bibit jeruk ini bisa memperkut keberadaan pohon jeruk di  Kaloling yang sudah ada sebelumnya.

“Ini adalah sebuah tekad untuk meningkatkan taraf hidup petani di Bantaeng,” jelas dia.

Dia menambahkan, saat ini, Kaloling memang menjadi salah satu daerah dengabn produksi buah jeruk yang cukup  melimpah. Ada sedikitnya 7.300 pohon jeruk yang sudah bersiap untuk panen tahun ini. Selain jeruk, juga ada  pohon rambutan, jagung dan sebagainya.

Selain itu, tambahnya, Kaloling juga merupakan sebuah daerah dengan produksi peternakan yang melimpah. Dia  juga memperkekalkan teknik inseminiasi buatan yang dikembangkan di Kaloling ini.

“Teknologi ini bisa menentukan anakan sapi. Kita bisa tentukan anakan sapi jantan ataukah betina yang ingin kita
kembangkan. Bisa juga kita rancang populasi anakan ternak yang lahir kembar,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, hal ini adalah bagian dari komitmen kebersamaan dengan orientasi  untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Dia juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang  ikut meningkatkan produksi pertanian ini di masa pandemi.

“Ini adalah apreaiasi dan penghargaan, karena Bantaeng mampu mempertahankan dan meningkatkan produksi  pertanian. Kita jaga ini bersama-sama,” jelas dia.

Dia menambahkan, teknologi pertanian dan peternakan yang dikembangkan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan  Bantaeng salah satu wujud pengembangan kreativitas di masa pandemi ini.

Menurut dia, hal ini  membuktikan jika petani dan peternak di Bantaeng tetap bisa berproduksi di masa pandemi ini.

“Saya bahagia sekali. Saya melihat teknologi peternakan yang bisa meningkatkan kesejahteraan petani. Untuk  pertama kalinya, saya bisa ikut beraktivitas dalam membuahi sapi,” jelas dia.

Dia juga memberikan apresiasi kepada partai politik yang ada di Bantaeng. Berkat bantuan bibit itu, petani di  Bantaeng bisa terbantu untuk mengembangkan jeruk di Desa Kaloling.

“Kami menjadi jembatan atas aspirasi-aspirasi partai politik. Karena muaranya adalah kita bersama-sama  berkontribusi memberikan kesejahteraan untuk masyarakat,” jelas dia.

Selain memberikan bantuan bibit jeruk, Pemkab Bantaeng melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Bantaeng juga  memberikan bantuan alat mesin pertanian kepada petani di Desa Kaloling. Selain itu, juga diserahkan bantuan  klaim asuransi AUTP dan AUTS.(Irwan.Patra).

Pos terkait