Hari Ini, Dua Jenazah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dimakamkan

  • Whatsapp
Hari Ini, Dua Jenazah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dimakamkan

Hari Ini, Dua Jenazah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dimakamkan

MAJENE, UPEKS.co.id—Kasus kematian akibat Covid-19 di Majene, Sulawesi Barat terus bertambah. Data yang  diperoleh dari Tim Gugus Tugas Covid-19 BPBD kabupaten Majene hingga Minggu (03/12/2021), tercatat
sebanyak 5 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

Juru bicara tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten Majene, Sirajuddin menjelaskan, hingga awal  Januari ini jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 5 orang, terakhir 1 pasien meninggal warga Desa Bonde Utara, Kecamatan Pamboang.

“Hingga saat ini sebanyak 5 orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia, data ini belum termasuk jenazah yang  dari kabupaten Pasangkayu inisial MU, tadi malam sekitar pukul 14.00 jenazahnya kita makamkan di pekuburan  umum Ondongan, kelurahan Pangali-ali,”jelas Sirajuddin.

Kemudian yang terakhir kata Sirajuddin, seorang pasien terkonfirmasi Positif Covid, warga Desa Bonde Utara,  kecamatan Pamboang, tadi pagi juga jenazahnya telah dimakamkan di pekuburan umum Desa Bonde Utara.

“Tadi pagi tim Gugus Tugas Covid dari BPBD Majene kembali memakamkan jenazah pasien terkonfirmasi Positif Covid di Desa Bonde Utara, sebelumnya pasien dirawat di RSUD Majene selama beberapa hari, namun tadi malam pasien meninggal di rumah sakit,”kata Sirajuddin.

Sirajuddin juga menjelaskan, terkait jenazah pasien Covid warga Desa Bonde Utara, tadi malam pihak  keluarganya hampir mengambil paksa jenazahnya di rumah sakit umum Majene.

“Sempat terjadi mis komunikasi antara dokter rumah sakit dengan keluarga pasien, sehingga keluarga pasien  didampingi kepala Desa Bonde Utara sempat ingin mengambil paksa jenazah untuk dibawa pulang,”ungkap Sirajuddin.

Bahkan sempat terjadi adu mulut antara petugas rumah sakit dengan keluarga pasien, beruntung sejumlah  petugas dari Polsek dan anggota Koramil Banggae yang berjaga di rumah sakit mencoba menenangkan warga, sehingga tidak terjadi keributan lebih lanjut.

“Kami pun melakukan mediasi bersama pihak rumah sakit dan keluarga pasien untuk mencapai kesepakatan.  Hasil mediasi disepakati pasien tersebut akan diantar pulang pada pagi hari pukul 08.00 untuk selanjutnya dimakamkan di pekuburan Desa Bonde Utara, sesuai protokol Covid,”ujarnya. (Alim).

Pos terkait