Digitalisasi Layanan, Kalla Logistics Gandeng Ritase

  • Whatsapp
Digitalisasi Layanan, Kalla Logistics Gandeng Ritase

Digitalisasi Layanan, Kalla Logistics Gandeng Ritase

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Kalla Logistics menggandeng Ritase dalam mendigitalisasi layanan. Pengiriman dan  pengantaran barang pun kini jadi lebih mudah dan transparan.

Bacaan Lainnya

Chief Operation Officer (COO) Kalla Transport and Logistics, Andi Muhammad Gunawan menjelaskan, Ritase  merupakan platform yang menghubungkan shipper (pengirim barang) dan transporter (pengantar barang).  Mereka sudah bermitra dengan berbagai perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

“Mereka (Ritase) mau masuk juga di Sulawesi. Kalla Logistics yang diajak menjadi mitra,” ujarnya.

Kata dia, Kalla Logistics memang memiliki armada transporter yang sangat lengkap. Tersedia berbagai varian  armada yang sesuai kebutuhan mitra pelanggan, mulai dari pick-up deck, pick-up box, blind VAN, box engkel,  standard box, truck hingga wing box.

“Total kapasitas material yang bisa didistribusikan pun sudah melebihi 3.000 kubik,” tambahnya.

Namun, lanjut Gunawan, model kerja sama dengan Ritase tak hanya melibatkan Kalla Logistics sebagai  transporter saja. Bisa juga sebagai shipper.

“Kita kan juga punya barang. Kita punya mitra seperti perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods), Spare  Part Dealer, serta bisnis lainnya yang barangnya dikerjasamakan dengan kita. Jadi, di sini, selain sebagai  transporter, kita juga sebagai shipper,” jelasnya.

Gunawan mengatakan, kerja sama yang dimulai Desember 2020 ini bertujuan untuk mendigitalisasi layanan Kalla  Logistics.

“Kami selalu ingin mempermudah mitra kami dalam menggunakan jasa Kalla Logistics. Sekarang sudah lebih  gampang. Sisa melalui aplikasi,” imbuhnya.

Misal, kata dia, pelanggan membutuhkan truk 10 roda untuk pengantaran barang ke Palu, mereka sisa mengakses  aplikasi Ritase atau laman ritase.com. “Selanjutnya, Ritase yang meneruskan orderannya ke Kalla Logistics,”  ungkapnya.

Selain memberikan kemudahan pada pelanggan, aplikasi ini sangat membantu dalam pencatatan transaksi.  Semua proses terekap mulai dari order hingga pembayaran.

“Dengan adanya aplikasi ini, seluruh bukti tercatat secara digital dari serah terima barang, volume, sampai biaya.  Lebih transparan. Dimana sebelumnya masih serba manual yang potensi risiko tidak tercatatnya besar sekali,”  katanya.

Sementara itu, CEO Ritase, Iman Kusnadi, menuturkan, penggunaan aplikasi digital memang sudah harus merata  sampai ke Indonesia Timur. Kini, Ritase mengambil langkah berani untuk memajukan Sulawesi dari sisi teknologi.

“Kami mengharapkan kerja sama dengan Kalla Logistics ini akan memperbaiki ekosistem logistik di Sulawesi  menuju industri 4.0,” tuturnya. (mit)

Pos terkait