MAKASSAR.U[EKS.co.id—Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk atau BNI Wilayah Makassar menyalurkan bantuan tanggap darurat.
Jenis bantuan bencana banjir buat kurang lebih 488 kepala keluarga (KK) atau sekitar 1.550 warga di Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya Makassar.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan sandang dan pangan seperti beras, mie instant, air mineral dan sarung. Beberapa jenis bantuan tersebut merupakan bantuan yang dianggap paling dibutuhkan oleh warga yang saat ini terkena dampak banjir di dua kecamatan tersebut.
Penyerahan bantuan tanggap darurat banjir dari BNI Wilayah Makassar ini diwakili Mustaqiem selaku Wakil Pemimpin BNI Wilayah Makassar Bidang Jaringan dan Layanan dan diterima, Camat Manggala Drs. Anshar Umar, M.Si disaksikan segenap Lurah di Kecamatan Manggala, sedangkan.
Untuk penyerahan di Kecamatan Biringkanaya diterima Kasubag Umum dan Kepegawaian Kec. Biringkanaya Muhammad Syarif, SE., M.Si disaksikan beberapa staff yang sempat, Senin 28 Desember 2020.
Diharapkan bantuan segera tersalurkan dan diterima warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya Makassar.
Mustaqiem mengatakan, banjir yang terjadi di Kecamatan Manggala dan Biringkanaya ini tentu membuat warga kesulitan untuk menyediakan bahan makanan. Sehingga melalui bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Karena BNI akan selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat yang mengalami bencana..
Camat Manggala, Anshar Umar menyampaikan apresiasi atas apa yang telah dilakukan BNI yang tidak pernah luput dari perhatiannya kepada warga yang terkena musibah apalagi disaat pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Dia berharap kegiatan ini juga dapat dilakukan oleh instansi lainnya mengingat banyaknya warga yang terkena dampak banjir di kota Makassar dan sekitarnya.
Di hari sama, Kasubag Umum dan Kepegawaian Kec. Biringkanaya, Muhammad Syarif mewakili Camat Biringkanaya berterima kasih kepada BNI atas bantuan yang diberikan. Mengingat bantuan ini setidaknya dapat meringankan beban warga yang terkena dampak banjir terutama untuk pemenuhan kebutuhan sembako.
Berdasarkan Prakiraan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Wilayah IV Makassar menyatakan memasuki puncak musim penghujan, diprediksi terjadi Desember 2020 hingga awal Januari 2021 akan terus terjadi. Untuk itu masyarakat dihimbau tetap waspada dan mengantisipasi terjadinya banjir yang dapat sewaktu- waktu merendam pemukiman di kota Makassar dan sekitarnya. (rls).




