10 Warga Kurang Mampu di Soppeng Nikmati Listrik, Wujud Program ”Light up The Dream”

10 Warga Kurang Mampu di Soppeng Nikmati Listrik, Wujud Program ''Light up The Dream''

10 Warga Kurang Mampu di Soppeng Nikmati Listrik, Wujud Program ''Light up The Dream''

SOPPENG.UPEKS.co.id— PLN kembali hadir mewujudkan mimpi masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten  Soppeng Provinsi Sulawesi Selatan.

Bacaan Lainnya

Melalui program “Light Up The Dream” yaitu listrik untuk nyalakan mimpi, seluruh pegawai PLN (Unit Layanan  Pelanggan) ULP Soppeng berdonasi untuk menghadirkan listrik bagi masyarakat kurang mampu.

Sejumlah 10 masyarakat kurang mampu di Kabupaten Soppeng Provinsi Sulsel telah diwujudkan mimpinya untuk  mendapatkan listrik melalui program “Light Up The Dream.

” Program yang digagas oleh PLN (Unit Induk Wilayah) UIW Sulselrabar ini bertujuan untuk meringankan beban  masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik saat pandemi ini.

Total sebanyak 496 pelanggan telah dinyalakan di mimpinya di seluruh Indonesia. Senin (15/12), Manajer PLN  ULP Soppeng Muhammad Reza Mulyadi secara langsung menyalakan listrik Ibu Matahari di Jl. Pesantren Kab.  Soppeng.

Saat penyalaan tersebut, Bu Matahari menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya kepada PLN karena beliau  sudah dapat menikmati listrik sendiri.

“Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan ini, semoga listrik yang ada sekarang ini dapat membantu keluarga  dan cucu saya di rumah untuk memajukan kehidupan kami,” ungkap Matahari.

Manajer PLN ULP Soppeng, Muhammad Reza Mulyadi mengaku sangat berbahagia dapat membantu masyarakat  yang kurang mampu. “Ini adalah bentuk kepedulian kami pegawai PLN kepada masyarakat sekitar.

”Kami sadar, insan PLN sangat dibutuhkan di saat pandemi ini, salah satunya melalui program Light Up The  Dream,” tutur Reza.

“Kami turut berbahagia melihat senyum di wajah Bu Matahari, karena kami insan PLN ULP Soppeng bahu  membahu untuk berdonasi mewujudkan mimpinya. Bagi kami ini adalah bahagia sesungguhnya karena pekerjaan  kami dapat berguna Bu Matahari beserta masyarakat kurang mampu lainnya,” pungkas Reza.

Sampai Bulan Desember 2020 program ini terus berlanjut di seluruh Indonesia bahkan sampai di Wamena,  Sentani, dan Tarakan. Tujuannya adalah satu, terus bermanfaat dan menyalakan mimpi masyarakat kurang  mampu. (rls).

 

Pos terkait