MAKASSAR CITY

KPU Perlu Ubah Format Debat Paslon Kepala Daerah

KPU Perlu Ubah Format Debat Paslon Kepala Daerah

 

MAKASSAR, UPEKS.co.id– Penyelenggaraan Debat Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum
(KPU) dengan menyiarkan melalui kanal Youtube live streaming dinilai tidak
efektif oleh sejumlah pihak, termasuk Lembaga Penelitian Sosial dan
Demokrasi (LPSD).

Menurut Direktur Eksekutif LPSD, Habib Rahdar, SH bahwa penayangan
debat pasangan calon melalui kanal Youtube tidak efektif dalam
mendiseminasi gagasan dan visi calon Kepala Daerah ke halayak, khususnya
pemilih di daerah yang berpilkada.

“Mungkin bagi masyarakat perkotaan seperti Makassar, bolehlah. Tapi kan yang berpilkada ini di 12 (dua belas) Kabupaten/ kota. Coba Anda bayangkan bagaimana daerah-daerah seperti di Luwu Utara, Luwu Timur, Pangkajene Kepulauan dan Kepulauan Selayar yang akses terhadap
jaringan internet susah, belum lagi soal data” terangnya kepada pers di Makassar, Minggu (22/11/2020).

LPSD memandang bahwa kedepan, format debat calon kepala daerah
perlu dirubah.

“Kami berharap, kedepan formulasi debat bisa disempurnakan, seringkali
visi-misi dan program tidak terksplore dengan baik karena pasangan calon
canggung untuk saling menyerang visi-misi dan program” tambah alumni
Ilmu Hukum UIN Alauddin Makassar ini.

Lebih jauh, aktivis kepemudaan di Kota Makassar ini berharap bahwa kedepan KPU perlu mambawa debat-debat itu ketengah masyarakat, agar
proses dialog juga terjadi antara masyarakat dengan calon pemimpinnnya
kelak.

“Upaya KPU Tanatoraja bagus, kita apresiasi, mereka membawa forum
debatnya ke Kecamatan, disana diadu visi-misi dan program pasangan
calon, sehingga masyarakat bisa mendengar langsung, berdialog dan
mengkonfirmasi kepada calon kepala daerah,” tutup Habib. (rls)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top