KPU Majene Rakor Persiapan Debat Publik Kedua

  • Whatsapp
KPU Majene Rakor Persiapan Debat Publik Kedua

KPU Majene Rakor Persiapan Debat Publik Kedua

MAJENE, UPEKS.co.id–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene melaksanakan rapat koordinasi
persiapan debat public ke dua pemilihan bupati dan wakil bupati Majene tahun 2020, di aula kantor KPU Majene, Kamis (26/11/2020).

Bacaan Lainnya

Rapat koordinasi dipimpin Ketua KPU Majene, Muh.Arsalin Aras, didampingi komisioner KPU Zulkarnain  Hasanuddin, dan dihadiri unsur perwakilan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta Dinas Kesehatan.

Ketua KPU Majene, Muh.Arsalin Aras mengatakan, rapat koordinasi kali ini untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan  debat publik yang pertama yang dilaksanakan KPU pada 14 November yang lalu di gedung LPMP Majene.

“Ada beberapa hal yang perlu disampaikan pada rapat ini, yaitu terkait pelaksanaan debat publik yang kedua, soal  pengamanan mungkin ada masukan dari pihak kepolisian, dari TNI maupun dari Satpol pp, apakah dari hasil debat  yang pertama ada kekurangan atau ada hal yang mungkin bisa dievaluasi, karena harapan kita pelaksanana debat  publik yang kedua nanti sudah tidak ada lagi kendala, seperti di dalam ruangan debat maupun diluar,” ujar Arsalin.

Arsalin menambahkan, terkait dengan pembatasan orang yang akan masuk ke area debat, kita minta aparat  pengamanan betul-betul selektif bagi orang yang akan masuk, baik mereka yang akan masuk ke ruang debat, maupun di luar gedung.

“Kita berharap pihak kepolisian maupun dari pihak TNI untuk memperketat pemeriksaan orang yang akan masuk,  ini terkait dengan kondisi masa pendemi Covid-19, bagi mereka yang akan masuk diperiksa id card, yang tidak  punya id card tidak diperbolehkan masuk, ini demi kelancarana pelaksanaan debat,”tandasnya.

Sementara itu komisioner KPU Majene, Zulkarnain Hasanuddin kepada sejumlah wartawan ditemui usai rakor  menjelasan, rapat koordinasi yang dilaksanakan bersama intansi terkait dalam rangka pemaksimalan pelaksanan debat publik yang kedua pada 28 November 2020, di gedung LPMP Majene.

“Dalam rakor tadi beberapa evaluasi dari debat pertama, salah satunya penegasan penerapan protokol kesehatan  di dalam ruangan, kemudian termasuk hal-hal teknis misalnya persoalan jaringan dan listrik, supaya pada debat kedua bisa maksimal, selanjutnya mereka yang ada di dalam ruangan juga akan kita batasi, agar tidak menimbulkan kerumunan,”kata Zulkarnain.

Terkait jumlah pengamanan, menurut Zulkarnain tidak jauh beda dengan pelaksanaan debat pertama, hanya sedikit ada penambahan beberapa personel, misalnya dari pihak Kepolisian, dari TNI dan Pol pp, kemudian wartawan 14 orang.

“Tema debat kali ini ada empat, yang pertama tentang persoalan daerah, yang kedua tentang kesesuaian RPJM provinsi dan RPJM kabupaten, kemudian yang ketiga tentang NKRI dan kebangsaan dan yang keempat tentang protocol Covid-19. Kita berharap pelaksanaan debat yang terakhir ini berjalan aman dan lancar, kemudian  diimbau kepada masing-masing paslon agar tidak mengadakan konvoi di jalan saat menuju gedung LPMP,”
pungkasnya. (Alimukhtar).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *