Pemeriksaan Tes Usap Massal di Makassar Telah Usai, Ini Hasilnya

  • Whatsapp
Pemeriksaan Tes Usap Massal di Makassar Telah Usai, Ini Hasilnya

 

MAKASSAR, UPEKS.co.id-– Pemeriksaan tes usap massal dengan metode reaksi rantai polimerase (polymerase chain reaction atau PCR) dari Pemerintah Kota Makassar telah selesai.
Pemeriksaan tes usap tersebut berlokasi di 9 kecamatan, dan berlangsung lebih sepekan, mulai dari tanggal 24 September hingga 3 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 3.670 warga melakukan pemeriksaan tes usap. Hasilnya, 21 orang dinyatakan terpapar Covid-19.

Hanya saja data tersebut belum rampung, sebab satu kecamatan, yakni Kecamatan Sangkarrang belum dirilis.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan semua warga yang terpapar Covid-19 dan tidak bergejala akan diarahkan untuk isolasi mandiri bila tempatnya tak memenuhi syarat.

Selain itu, kata Naisyah, pihaknya akan melakukan pelacakan (tracing) terhadap siapa saja yang pernah melakukan kontak dengan masyarakat yang terkonfirmasi tersebut.

“Yang tadi baru didapat hasilnya akan ditracing oleh Puskesmas. Kalau dia bisa isolasi mandiri di rumah yah di rumah saja. Kalau tidak memenuhi syarat rumahnya 10 orang satu rumah yah kita bekerjasama dengan duta covid-19 provinsi,” kata Naisyah, Senin, 5 Oktober 2020.

Hal itu dilakukan untuk mengurangi risiko penularan. Setiap satu kasus positif terkonfirmasi, maka secepat mungkin harus segera dilakukan pencegahan.

“Yang positif akan ditracing lagi keluarganya, datangi lagi rumahnya. Kalau ada ditemukan 1 kasus potiif maka akan ditacking kembali paling tidak tidak menular ke tempat lain,” tukasnya.
Sementara Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamalauddin menyebut usai kegiatan swab tes massal di sembilan kecamatan, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi perihal langkah apa yang akan diambil ke depan untuk membebaskan Kota Makassar dari pusaran Covid-19.

“Kita akan evaluasi bagaimana data-data yang terkumpul kemudian kita akan mengambil kebijakan-kebijakan apakah perlu dilanjutkan atau mungkin ada langkah-langkah lain yang akan kita ambil untuk tetap mejaga pengendalian Covid-19 ini,” singkat Rudy.(rul)

Adapun data dari tes usap di sembilan kecamatan itu yakni:
1. Kec. Tallo (24 September)
Swab : 571, Positif : 30
2. Kec. Makassar (28 September)
Swab : 398, Positif : 9
3. Kec. Mamajang (26 September)
Swab : 403, Positif : 33

BACA JUGA :Blak-blakan, Ini Alasan Danny Pomanto Pilih Perempuan Jadi Wakilnya di Pilkada Makassar

4. Kec. Mariso (28 September)
Swab : 750, Positif : 26
5. Kec. Bontoala (29 September)
Swab : 349, Positif : 8
6. Kec. Ujung Pandang (30 September)
Swab : 342, Positif : 11
7. Kec. Ujung Tanah (01 Oktober)
Swab : 344, Positif : 0
8. Kec. Wajo (02 Oktober)
Swab : 435, Positif : 4
9. Kec. Sangkarrang (3 Okt)
Swab : 78, Positif : 0
Total Positif Covid-19 = 121 orang.
Sementara tahap pertama yang digelar di kecamatan, 81 orang dinyatakan positif Covid-19.
1. Kec. Rappocini (11 september)
Swab : 103, Positif : 6
2. Kec. Biringkanaya (12 september)
Swab : 185, Positif : 11 positif
3. Kec. Panakukang (14 september)
Swab : 335, Positif : 5
4. Kec. Tamalate (15 september)
Swab : 542, Positif : 16
5. Kec. Manggala (16 september)
Swab : 427, Positif : 14
6. Kec. Tamalanrea (17 September)
Swab : 831, Positif : 29

Pos terkait