TAKALAR,UPEKS.co.id— Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya terus melayangkan kritikan yang dialamatkan
kepada Bupati Takalar Syamsari Kitta.
Terakhir, legislator PKS itu menyebut program sapi untuk setiap kepala keluarga yang digagas Syamsari dan
Wabup Achmad Se’re sama sekali tak berjalan. Bupati Takalar dinilai tidak memenuhi janji memberikan sapi untuk setiap kepala keluarga.
Sejumlah Kelompok Tani di berbagai desa pun bereaksi atas pernyataan Darwis itu. Salah satu Ketua Kelompok Tani Desa Bentang Daeng Ngago marah dengan pernyataan Ketua DPRD itu.
Pasalnya, program sapi itu telah berjalan selama dua tahun terakhir dan telah banyak kelompok tani yang menerima sapi dari Pemkab Takalar.
“Saya terus terang kaget dan pastimi marah waktu baca berita di media kalau Ketua DPRD Takalar bilangi pak Bupati tak penuhi janji mengenai bantuan sapi setiap KK bagi petani,” kata Daeng Ngago kepada wartawan, Rabu 30 September 2020.
Apalagi kata dia, saat pembagian sapi di Dinas Pertanian, justru Darwis Sijaya yang mendampingi Bupati membagikan sapi kepada perwakilan kelompok tani. Ia pun meminta kepada Darwis untuk berhati- hati bicara.
“Heran juga saya, karena waktu acara pembagian sapi, Ketua DPRD hadir juga disitu ikut memberikan sapi kepada kelompok tani,” terang tokoh masyarakat Bentang itu.
Senada dengan Daeng Ngago, Ketua Kelompok Tani Bonto Kassi, Daeng Lapang juga kecewa dengan pernyataan Darwis Sijaya.
“Kami terima bantuan sapi, terus berbohongnya dimana? Saat pembagian sapi, saya lihat Pak Ketua DPRD juga hadir,” ungkap Daeng Lapang.
Kepala Dinas Pertanian Takalar Muhammad Hasby mengatakan, selama dua tahun kepemimpinan Syamsari Kitta bersama Achmad Se’re telah membagikan lebih 3000 sapi. Hanya saja, untuk tahun ini tidak berjalan efektif karena anggaran semua dialihkan untuk penanganan Covid 19 berdasarkan instruksi dari Presiden RI.
“Sudah terbagi 3000 sapi, dan itu masih akan terus bertambah, hanya saja untuk saat ini terkendala karena ada Covid 19,” terang Hasby.(Jahar).




