DPRD Takalar Gulirkan Hak Interpelasi

  • Whatsapp
DPRD Takalar Gulirkan Hak Interpelasi

TAKALAR, UPEKS.co.id–Hak Interpelasi DPRD terhadap kepemimpin Bupati dan wakil Bupati Takalar semakin kencang digaungkan oleh para legislatif, namun tidak semua anggota legislatif menghendaki adanya hak interpelasi dengan berbagai alasan beragam.

Ada tiga Partai sebagai insiator dibentuknya hak iinterpelasi yang menjadi hak anggota DPRD Takalar, yakni Partai PKS, PKB, dan Nasdem.

Bacaan Lainnya

Ke 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tidak semua anggota DPRD Takalar menginginkan digulirkannya hak interpelasi.

Dari tiga hak  yang menjadi kewenangan legislator yakni hak menyatakan pendapat, hak interpelasi dan hak angket. Namun hak yang digulirkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Takalar  saat ini adalah hak interpelasi sebagai hak DPR untuk meminta keterangan kepada Pemerintah mengenai kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Darwis Sijaya mengatakan

hak interpelasi ini digagas karena banyaknya kebijakan Bupati Takalar yang kurang diterima oleh masyarakat.

Sangat  krusial pertama, adalah soal mutasi ASN yang beulang-ulang, Penjabat (PJ) kepala desa yang cukup lama, tidak mematuhi putusan PTUN untuk pengembalian aparat desa.

Kedua, intervensi penganggaran Dana Desa (DD), jual beli jabatan, dokumen APBD yang tidak tepat waktu.

Ketiga, soal transparansi anggaran dana COVID-19 yang hingga kini dianggap DPRD masih perlu dipertanyakan.

Terpisah Legislator Gerinda Aswin Madjid mengatakan, Insya Allah, besok kita akan ke Jember untuk melakukan koordinasi.

“Iya besok kita ke Jember lakukan koordinasi, karena anggota DPRD Jember melakukan hal interpelasi dan sukses,” ujarnya.

Sementara Legislator Gerindra Dapil Galesong Ahmada Sija berbeda pemahaman ia  mengatakan bahwa tidak semua anggota DPRD diundang, hanya 18 anggota legislator yang diundang.

“Selebihnya (12) Orang tidak diundang, mestinya ketua DPRD Takalar mengundang semua anggota DPRD Takalar,” ujarnya kepada Upeks usai shalat Ashar di Masjid DPRD Takalar, Rabu, (22/9/20).

Inisiator hak interpelasi yakni Nasdem, PKS dan PKB, Sementara legislator Gerindra 3 Orang hanya (1) satu orang mendukung, Partai Golkar 3 legislator hanya 1 (satu) orang yang mendukung,

Partai Amanat Nasional (PAN) 3 Legislator hanya 1 (satu) mendukung,sementara  partai Indonesia hebat sebagian juga yang mendukung hak interpelasi tersebut. (Jahar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *