Selidiki Pengeroyokan, Sekelompok Pria Diduga Mabuk Serang Polisi

  • Whatsapp
Selidiki Pengeroyokan, Sekelompok Pria Diduga Mabuk Serang Polisi

Selidiki Pengeroyokan, Sekelompok Pria Diduga Mabuk Serang Polisi

MAKASSAR, UPEKS.co.id —Tindakan tegas terpaksa dilakukan Bripka Usman, personel Polsek Ujung Tanah  Polres Pelabuhan Makassar lantaran sekelompok pria pesta miras menyerang petugas yang hendak  mengamankan tersangka kasus pengeroyokan, Minggu (30/8/20) dinihari.

Bacaan Lainnya

Paur Subbag Humas Polres Pelabuhan Makassar Ipda Burhanuddin Karim mengatakan, polisi menembak  lantaran terdesak ketika sekelompok pria menyerangnya dengan balok, besi dan batu.

Diketahui polisi selidiki kasus pengeroyokan dengan tersangka atas nama ”Nam”, sesuai LP Nomor : LP/100/VIII/2020/Sek Ujung tanah yang terjadi Rabu 26 Agustus pukul 01.00 wita di Jl Sabutung baru Makassar,  dengan pelaku ”Nam”berteman.

“Berawal informasi masyarakat, tersangka Nam berada di Jl Bolu Mecamatan Ujung Tanah, sehingga polisi selidiki  informasi dan lokasi yang disebutkan. Saat Petugas tiba di TKP dan melihat tersangka, polisi dikeroyok,” ucap Ipda  Burhanuddin.

Namun saat ingin diamankan, tersangka Nam meneriaki polisi dan melawan. Kemudian tersangka bersama  temannya yang diduga sementara pesta miras ikut menyerang polisi serta ingin merebut senjata petugas.

“Dalam keadaan terdesak dan terluka, Bripka Usman pertahankan senjata dan kemudian senjata jenis V2  meletus dan mengenai 3 (tiga) orang dari pelaku penyerangan, ” tambah Ipda Burhanuddin.

Terkait penggunaan senjata api, lanjut Ipda Burhanuddin, itu tertuang dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 8  Tahun 2009 yang mengatur tentang Implementasi Prinsip dan Standar HAM dalam Penyelenggaraan tugas Polri.

Serta Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan. Penggunaan senjata api hanya  boleh digunakan untuk melindungi nyawa manusia.

“Namun, dalam Perkap ini juga diatur syarat-syarat lebih lanjut bahwa senjata api hanya boleh digunakan dalam  membela diri dari ancaman luka berat/kematian, mencegah terjadinya kejahatan berat,” lanjutnya.

Paur Bumas menambahkan, saat kejadian tersebut, petugas Unit Patroli Polsek Ujung Tanah dan Polres  Pelabuhan Makassar mengamankan lokasi untuk menjemput anggota Polsek yang sudah dalam keadaan terkepung warga.

“Selanjutnya membawa korban luka dari Polri dan warga ke rumah sakit Bhayangkara guna mendapatkan  perawatan Medis dan Kasus ini telah ditangani Satreskrim dan Sipropam Polres Pelabuhan Makassar dan diback Propam Polda Sulsel, ” tutup Ipda Burhanuddin. (penulis berita: Jay).