MAKASSAR.UPEKS.co.id— Sebanyak 22 dosen UMI pembekalan dosen Supervisi/Pembimbing KKN Tematik Covid 19, Senin (6/7) di aula LPkM UMI di Menara UMI lt 3.
Rektor UMI, Prof. Dr. H. Basri Modding,SE.,MSi, saat pembukaan mengatakan, pelatihan bertujuan bangun persepsi dan misi yang sama dalam pola pembinaan dan pendampingan mahasiswa KKN.
Selain itu meningkatkan kepeloporan dan partisipasi mahasiswa untuk ikut mengedukasi pencegahan covid-19.
Pelaksanaan KKN tahun ini berbeda sebelumnya. Tugas khusus penanganan covid 19 jadi perhatian bagi kita di era kenormalan baru (new normal), karena bukan menjadi jaminan, penyebaran virus akan berkurang.
Program KKN Tematik diharapkan mendorong masyarakat lebih produktif dan mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk kepentingan bersama.
Program KKN merupakan program strategis yang mempunyai dampak berganda (multiplier effect). Program ini dalam rangka meningkatkan peran kepemimpinan, kemandirian, dan kepeloporan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu yang berdampak terhadap masyarakat khususnya dalam penangananan Coivd 19.
Hal yang penting dilakukan mahasiswa, sosialisasi agar warga paham cara mencegah penyebaran covid 19, penggunaan masker dan cuci tangan yang benar sesuai standar.
Mahasiswa harus lebih kreatif dan komunikatif dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat. Hal itu tidak lepas peran supervisi dalam memberikan arahan kepada anak-anak kita, kata rektor.
Sebelumnya, Ketua LPkM UMI, Prof. Dr. H. Ahmad Gani,SE.,MSi melaporkan, pelatihan hadirkan narasumber, Prof.Dr. H. Basri Modding, SE.MSi ( Etika dan Peran Dosen Pembimbing KKN), Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE.,MSi ( Filosofi KKN di Perguruan Tinggi), Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT ( KKN Tematik Mandiri), Prof. Dr. H.
Ahmad Gani, SE.,MSi (KKN Covid 19: Program dan Laporan). (rls).

