Enam Pasien Covid-19 asal Selayar Dipulangkan Dari Makassar

  • Whatsapp
Enam Pasien Covid-19 asal Selayar Dipulangkan Dari Makassar

Enam Pasien Covid-19 asal Selayar Dipulangkan Dari Makassar

SELAYAR.UPEKS.co.id — Setelah sempat menjalani perawatan pada programnya rekreasi duta covid-19 di  Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, enam pasien dari Kabupaten Kepulauan Selayar yang terpapar covid-19,  akhirnya sudah dipulangkan hari ini, Jumat (10/7/2020).

Bacaan Lainnya

Enam pasien ini sudah dinyatakan sembuh dan sehat. Seperti diwartakan sebelumnya, 6 pasien sembuh itu tiba
di Pelabuhan Pamatata Selayar via KMP Kormomolin, selanjutnya dikawal oleh tim Gugus Tugas  Percepatan Penanganan Covid 19 menuju Benteng.

Sejumlah pengakuan muncul dari salah seorang pasien sembuh, atas perlakuan yang didapat selama menjalani karantina dan perawatan baik di Selayar maupun di Makassar Sulawesi Selatan.

Seperti yang dilontarkan oleh FI warga Kelurahan Benteng Selatan Kecamatan Benteng. Kepada media ini, FI  mengatakan pertama kali mengetahui bahwa ia positif terpapar covid-19, ia sempat shock dan panik.

Sebelumnya ia sempat di Swab bersama enam orang lainnya, dan berdasarkan hasil pemeriksaan metode real  time PCR yang diperiksa di Laboratorium Mikrobiologi Klinik RS Universitas Hasanuddin Makassar, dinyatakan  positif covid-19.

“Saya sempat panik setelah mendengar kalau hasil swabnya positif, walaupun saya tidak merasakan gejala. Saya  membayangkan akan seperti apa rasanya kalau dikarantina, namun ternyata apa yang ada dipikiran saya  berbanding terbalik,” tutur FI.

Dalam pengakuannya, selama menjalani karantina di Selayar, FI bersama enam pasien lainnya diperlakukan  sangat baik, dan puas terhadap pelayanan tim medis dari GTPP Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Kami diperlakukan dengan baik dengan mengutamakan pelayanan kekeluargaan. Mendengar virus corona  sepertinya sangat mengerikan, tapi atas pelayanan tim medis kami merasa puas, sehingga rasa paniknya  perlahan-lahan hilang,” ucap FI.

Perlakuan yang sama juga didapatkan selama menjalani perawatan pada program rekreasi duta covid-19 di  Makassar, Sulawesi Selatan.

“Selama di Makassar, setiap saat kami dihubungi oleh tim GTPP Covid-19 Selayar untuk menanyakan kabar kami,  dan itu sangat menyenangkan, tidak seburuk apa yang saya duga,” terang FI.

Karena sudah merasakan terpapar covid-19 walaupun itu tanpa gejala, FI berpesan agar tetap mematuhi protokol  kesehatan.

“Semua orang patut dicurigai karena semua orang berpotensi untuk menularkan virus. Apalagi saya positif tanpa  gejala. Jangan karena teman dekat bahkan keluarga sekalipun lantas kita tidak menjaga jarak, jadi kita harus  berhati-hati dan patuh pada protokol kesehatan,” imbuhnya.

Meski demikian, FI meminta agar keluarga pasien positif covid-19 jangan dikucilkan, karena paradigma sebagian  masyarakat terhadap covid itu sangat mengerikan sehingga merasa ketakutan yang berlebihan.

Sekadar diinfokan bahwa FI dirujuk ke Makassar 3 Juli lalu bersama enam pasien positif lainnya.  (Sya)

Pos terkait