Prudential & Tokopedia Beri Perlindungan Kurir JNE dari Kecelakaan dan COVID-19

  • Whatsapp
Prudential & Tokopedia Beri Perlindungan Kurir JNE dari Kecelakaan dan COVID-19

Prudential & Tokopedia Beri Perlindungan Kurir JNE dari Kecelakaan dan COVID-19MAKASSAR.UPEKS.co.id—Di tengah pandemi virus corona, JNE tetap buka dan beroperasi agar dapat terus
melayani serta memenuhi kebutuhan pengiriman semua pelanggan di seluruh Indonesia.

Berkat komitmen dan dedikasi tersebut, Tokopedia bekerjasama dengan Prudential Indonesia memberikan
apresiasi kepada kurir JNE berupa asuransi gratis dari Tokopedia yang bekerjasama dengan Prudential Indonesia.

Bacaan Lainnya

Apresiasi ini diberikan kepada lebih dari 5 ribu orang kurir motor dan mobil di 60 cabang JNE. Mereka berhak  menerima santunan sebesar 1 juta rupiah per hari apabila terinfeksi virus corona selama periode Maret sampai  dengan 30 April 2020.

Selain itu, santunan 10 juta rupiah juga akan diberikan jika mengalami kecelakaan yang menyebabkan cedera  berat atau meninggal dunia saat bertugas selama periode bulan Maret hingga 30 Juni 2020.

Untuk melakukan klaim, para kurir JNE yang terdaftar dapat langsung mengakses link resmi Prudential  https://pruforce.prudential.co.id/claim dan memasukkan data diri serta dokumen yang diperlukan, seperti, KTP dan  surat diagnosis terinfeksi virus COVID-19 dari rumah sakit serta dokumen pendukung lainnya. Informasi mengenai  asuransi ini pun terdapat di link https://www.tokopedia.com/help/article/proteksi-kecelakaan-covid19.

David Rasul, VP of Human Capital JNE, mengatakan, “Terima kasih sebesar-besarnya kepada Tokopedia yang  memberikan asuransi dari Prudential Indonesia secara gratis kepada para karyawan frontliner JNE.

Hal ini menjadi  pemicu agar para kurir dapat lebih bersemangat lagi dalam mengemban amanah pengiriman paket pelanggan di
tengah wabah virus corona saat ini”.

David menambahkan, JNE pun sedang menggalakan kampanye ‘Bersama Kita Buat Indonesia Sehat’ agar  kolaborasi dan gotong royong terus dijalankan untuk melawan covid-19.

“Dukungan dari Tokopedia yang merupakan mitra JNE, menjadi salah satu wujud nyata semangat tersebut, dan  tentunya kita optimis dapat memberikan manfaat bagi semua pihak dalam menghadapi tantangan di tengah  pandemi ini”, tuturnya.

Samuel Sentana, Head of Fintech Tokopedia, sebagai salah satu yang menginisiasi langkah ini menyampaikan,

“Para kurir menjadi salah satu pejuang dalam kondisi masyarakat yang dihimbau untuk tidak keluar rumah demi  mencegah penyebaran virus corona. Oleh karena itu, apresiasi patut diberikan terhadap mereka yang menjadi  salah satu penentu keberhasilan transaksi online dan turut berkontribusi terhadap perekonomian dalam negeri”.

JNE dan Tokopedia telah lebih dari 8 tahun bekerjasama atau sejak tahun 2012 sampai dengan saat ini. Pada  awalnya, JNE merupakan partner dari Tokopedia dalam memberikan solusi pengiriman barang dari merchant  kepada para pembeli. Selanjutnya, kerjasama ini berkembang ke berbagai hal, seperti program edukasi untuk
UKM, fasilitas pembayaran cashless JNE-Tokopedia Payment, hingga program apresiasi untuk kurir.

Program apresiasi ini menjadi motivasi bagi JNE untuk terus memberikan kontribusi dalam memerangi covid-19.  JNE pun telah bekerjasama dengan pihak lainnya, seperti kolaborasi dengan Anne Avantie, Adib Hidayat,  pengusaha di Tasikmalaya, dan yang lainnya, untuk menyediakan APD (Alat Pelindung Diri) bagi paramedis. JNE
juga memberi diskon ongkir sebesar 50% khusus untuk kiriman masker dan APD di seluruh Indonesia selama  April 2020.

Di internal perusahaan, JNE terus melakukan berbagai langkah pencegahan, seperti penyemprotan disinfektan di  area kerja, dan peningkatan kebersihan karyawan frontliner yang bertemu langsung dengan pelanggan atau yang  menangani seluruh proses pengiriman. Begitu juga para karyawan back office yang kini menerapkan Work From  Home sesuai himbauan pemerintah.

Di tengah pandemi covid-19, JNE memaksimalkan strategi distribusi ketika melakukan proses pengiriman paket.

Strategi tersebut seperti menggunakan moda transportasi yang masih bisa melalui jalur-jalur yang terbuka dan  melakukan pengaturan jadwal pengantaran sesuai dengan kebijakan atau regulasi yang diberlakukan pemerintah  di berbagai wilayah. (suk)

Pos terkait