Info Penutupan Pasar di Majene, Ternyata Hoax

  • Whatsapp
Info Penutupan Pasar di Majene, Ternyata Hoax

Info Penutupan Pasar di Majene, Ternyata Hoax

MAJENE, UPEKS.co.id—Beredar kabar bahwa pasar sentar di Majene akan ditutup selama sela tiga hari,
sebagai antisipasi pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19. Hal ini pun membuat masyarakat panik dan resah mendengar kabar pasar akan ditutup.

Bacaan Lainnya

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penyebaran virus corona (covid-19) Sirajuddin menepis isu
penutupan pasar sentral di lingkungan Pakkola, Kelurahan Banggae. Dia mengatakan, tidak ada himbauan untuk  menghentikan aktifitas di pasar sentral.

“Tidak benar ada himbauan dari pemerintah kalau aktifitas di pasar akan ditutup mulai besok 10 hingga 13 April, itu  bukan himbauan resmi dari pemerintah,”sebut Sirajuddin, alias Joko, juru bicara Gugus Tugas, Kamis  (09/04/2020).

Sirajuddin juga menegaskan, informasi yang beredar di kalangan masyarakat melalui Facebook, WhatsApp atau  media sosial lainnya tentang penutupan pasar tradisional yang ada di Majene tidak benar atau hoax (berita bohong).

“Kepala pelaksana BPBD Majene juga sudah berkomunikasi dengan kominfo agar segera turun ke lapangan  meluruskan info tersebut, karena isu itu bukan himbauan dari pemerintah, berarti isu itu tidak benar,”tegasnya. (Alimukhtar).

Pos terkait