Dinkes Lutim Produk Hand Sanitizer dan Desinfektan, Berdayakan Masyarakat

Dinkes Lutim Produk Hand Sanitizer dan Desinfektan, Berdayakan Masyarakat

Dinkes Lutim Produk Hand Sanitizer dan Desinfektan, Berdayakan Masyarakat

LUTIM.UPEKS.co.id—Virus Corona atau kerap disebut Covid-19 tengah mewabah di seluruh dunia sekaligus
menjadi catatan kelam sejak awal Tahun 2020. Virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China, itu membuat
publik khawatir dan panik.

Bacaan Lainnya

Upaya yang dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus tersebut, masyarakat dianjurkan menggunakan hand  sanitizer, masker dan sesering mungkin mencuci tangan. Akibatnya, pelbagai produk antiseptik dan masker pun  habis terjual di pasaran.

Terkait hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menyebutkan, pihaknya sebagai leader  pencegahan Covid-19, mengupayakan agar masyarakat dapat diberdayakan.

Kepala Dinkes Lutim, dr. Hj. Rosmini Pandin mengatakan, Dinkes harus menjadi promotor terdepan untuk  mengajak masyarakat ikut andil dalam upaya pencegahan virus tersebut.

“Tidak bisa Dinkes sendiri, tidak akan merubah orang, dibangunkan tidak bisa. Jadi, kita mengupayakan berdayakan masyarakat sehingga bisa sehat mandiri,” katanya, Kamis, (19/03/2020).

Sementara itu, dalam rangka mengatasi habisnya stok hand sanitizer, kata dia, Dinkes mengambil tindakan  dengan menggali potensi instalasi Farmasi untuk membuat sendiri hand sanitizer dan desinfektan.

“Selain untuk publik yang membutuhkan, bisa juga untuk persediaan kami tentunya, tapi terkhusus untuk kondisi  darurat saja. karena kita mau beli tidak ada, masyarakat mau hand sanitizer tidak ada, ini harus kita lakukan dalam  rangka mencegah penularan virus corona atau covid-19,” jelasnya.

Lebih lanjut ia membeberkan, selain akan membagikan hand sanitizer, Dinkes turut melakukan sosialisasi.

“Jadi di samping penyuluhan sekaligus memandirikan masyarakat untuk bisa membuat sendiri. Sehingga mereka  tidak tergantung lagi tapi sudah bisa membuat sendiri, sesuai dengan takaran yang sudah ditetapkan,”  pungkasnya.

Tak hanya itu, Rosmini menyampaikan, pihaknya akan terus memproduksi dalam kondisi darurat seperti saat ini  dan bagi masyarakat yang sudah bisa membuat sendiri, silahkan dilanjutkan.

“Bisa menghemat keuangan negara, kasian ini negara sudah banyak mengeluarkan dana, jadi kalau dengan  seperti ini tentunya jauh lebih murah. Kalau beli pasti harganya berapa kali lipat dan Insya Allah manfaatnya tidak  jauh beda,” imbuhnya.

Tak sampai di situ, dia menghimbau, agar generasi millenial lebih aktif dengan memanfaatkan informasi yang  sudah tersedia, bukan malah pasif.

“Mari kita manfaatkan informasi itu, jangan cuma dinonton, tidak ada  diperbuat,” himbaunya.

Kendati demikian, ia menambahkan, langkah yang paling efektif dilakukan untuk pencegahan virus tersebut,  dengan sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir selama 20 detik.

“Kalau virus itu kan menyerang sistem kekebalan tubuh yang tidak fit, supaya tidak diserang buat stamina tubuh  terjaga dengan makan buah, sayur, makan-makanan seimbang, dan multivitamin kalau ada, disertai olahraga,” tutupnya. (citizen report)/hms)

Pos terkait