Cegah Corona, Area Publik dan Rujab Lutim Disemprot Disinfektan

  • Whatsapp
Cegah Corona, Area Publik dan Rujab Lutim Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Area Publik dan Rujab Lutim Disemprot Disinfektan

LUTIM.UPEKS.co.id—Guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, Tim Gugus Tugas
Percepatan Penanganan Covid-19 penyemprotan cairan disinfektan di beberapa area publik di Kota Malili.

Bacaan Lainnya

Diantaranya, Pujasera, Taman Andi Nyiwi, Rumah Ibadah seperti Masjid dan Gereja serta kantor pelayan Polres
Luwu Timur, Minggu (22/03/2020).

Selain area publik, tim gugus tugas juga melakukan penyemprotan di Rujab Bupati dan Wabup, Rujab Sekda,  Rujab Ketua DPRD, Rujab Wakil Ketua DPRD, serta Rujab Kapolres Lutim. Khusus di rumah pribadi Bupati,  penyemprotan dipantau langsung bupati,Thoriq Husler.

Dengan menggunakan pakaian APD lengkap, tim melakukan penyemprotan baik di halaman maupun di bagian  dalam bangunan. Diarea Pujasera misalnya, kursi dan meja pengunjung menjadi sasaran penyemprotan termasuk  di sepanjang pagar Pujasera. Di Taman Andi Nyiwi, seluruh pegangan tangga naik ke taman dan tiang lampu juga disemprot.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Muhammad Zabur mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan diawali dirumah jabatan dan berlanjut diarea-area publik. Penyemprotan ini merupakan langkah  pencegahan terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pasalnya, dirumah jabatan, termasuk area publik yang banyak orang beraktivitas sangat rentan untuk menjadi  lokasi penyebaran virus sehingga perlu disterilkan dengan penyemprotan cairan disinfektan. Meski begitu,  Pemerintah juga telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat beraktivitas dirumah saja.

Untuk diwilayah Kecamatan dan Desa, sesuai arahan Bupati Luwu Timur agar juga dilakukan penyemprotan dan melakukan imbauan keliling oleh Pemerintah setempat untuk mengajak masyarakat beraktivitas di rumah saja.

Selanjutnya menghindari keramaian serta melaporkan jika ada yang pernah melakukan perjalanan keluar daerah terutama ke  daerah pandemi Covid-19. (citizen report/hms).

Pos terkait