Bahas Sistem Merit, BKDD Enrekang Hadiri Acara KASN di Makassar

  • Whatsapp
Bahas Sistem Merit, BKDD Enrekang Hadiri Acara KASN di Makassar

Bahas Sistem Merit, BKDD Enrekang Hadiri Acara KASN di Makassar

ENREKANG,UPEKS.co.id — Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Enrekang mengikuti kegiatan yang  dilaksanakan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), di Kantor Gubernur Sulsel, 10-12 Maret 2020.

Bacaan Lainnya

Acara itu meliputi Penyerahan Akun Aplikasi SIPINTER (Sistem Informasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem  Merit), coaching dan penilaian serta verifikasi penerapan Sistem Merit dalam kebijakan dan manajemen ASN.

Hadir dari Enrekang, masing-masing Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Ir. Hj. Darmawati Anto, Kepala BKDD  drh Junwar, M.Si dan Sekretaris Gaswan SS.,M.Ap serta jajaran.

Junwar menjelaskan, kegiatan itu diikuti untuk mengetahui kondisi eksisting dan pemetaaan penerapan sistem  Merit dalam kebijakan dan manajemen ASN. “KASN mengharapkan seluruh instansi pusat maupun daerah,  meningkatkan penerapan Sistem Merit agar dapat mencapai kategori Baik dan Sangat Baik pada tahun 2024
mendatang,” jelasnya.

Kegiatan itu juga untuk sebagai pengenalan dan pelatihan aplikasi SIPINTER. Kabupaten Enrekang adalah satu dari sekian kabupaten/kota yang diberikan pelatihan pemanfaatan aplikasi ini. Junwar menjelaskan, aplikasi  SIPINTER yang diluncurkan sejak 2019 lalu, adalah instrumen untuk menilai tingkat penerapan sistem merit.

“Lewat aplikasi ini, penilaian menjadi obyektif dan terstandar berdasarkan metode self-assessment atau penilaian  mandiri sesuai dengan Peraturan KASN No. 5/2017. Hasil penilaian (evaluasi) menghasilkan informasi tentang  tingkat penerapan sistem merit dan rekomendasi perbaikan terhadap aspek yang belum memenuhi prinsip merit,”  urainya.

Diharapkan dengan dimanfaatkannya aplikasi SIPINTER di Pemkab Enrekang, terdapat peningkatan mutu serta  kualitas SDM ASN, memperbaiki implementasi kebijakan, serta menurunkan intervensi politik.

Ketua KASN, Agus Pramusinto mengatakan bahwa hadirnya sistem merit dalam lingkup pemerintah sangat  penting dalam menekan angka kasus KKN. ASN menjadi fokus dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.  Apalagi, negara-negara lain telah lebih dulu menerapkan sistem tersebut.

“Saat ini semua semakin terbuka. Tidak boleh lagi ada KKN dalam promosi dan mutasi ASN,” kata Dosen  Universitas Gadjah Mada (UGM) ini. (Sry )

Pos terkait