Siswa SMPN 6 Moncongloe Belajar Buat Pupuk Kompos dan Ecobrick

Siswa SMPN 6 Moncongloe Belajar Buat Pupuk Kompos dan Ecobrick

MAROS, UPEKS.co.id—Pasca dibukanya kegiatan Sekolah Lingkungan SMPN 6 Moncongloe tanggal 26 Juli lalu,  siswa nampak antusias mengikuti setiap materi yang dibawakan oleh Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI)  Sulsel.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya materi yang bersifat teoritis diberikan, tetapi Siswa SMPN 6 Moncongloe juga menerima materi  praktek yakni membuat pupuk kompos dan ecobrick. Pemberian materi tersebut diharapkan agar siswa SMPN 6  Moncongloe dapat mengetahui cara mengolah sampah organik dan non organik menjadi barang yang berguna.

“Kita tahu bahwa sampah sudah menjadi bahaya besar bagi bumi, sehingga sejak dini Siswa SMPN 6 Moncongloe  diajarkan mengolah sampah menjadi barang yang berguna seperti pupuk kompos dan ecobrick,” Ujar Muhammad  Alimka, selaku penanggungjawab Sekolah Lingkungan SMPN 6 Moncongloe.

Untuk membuat pupuk kompos, siswa mengambil sampah organik seperti daun-daunan, kulit buah, sisa sayuran  atau sampah yang mudah terurai kemudian disimpan dalam wadah tong komposter.

Luaran dari tong komposter  tersebut akan menghasilkan pupuk cair dan padat yang nantinya pupuk tersebut digunakan untuk menutrisi  tanaman-tanaman yang ada di sekolah. Sehingga untuk menutrisi tanaman tidak digunakan lagi pupuk dari bahan
kimiawi.

Sedangkan untuk membuat ecobrick, siswa mengambil sampah non organik seperti gelas plastik, kantong kresek,  botol plastik, atau sampah yang sulit terurai.

Sampah yang dimasukkan dalam botol plastik sebelumnya digunting  terlebih dahulu hingga menjadi sampah plastik berukuran kecil. Kemudian digunakan kayu atau tongkat untuk
menekan sampah didalam botol agar semakin padat dan kokoh. Ecobrick dapat diguanakan sebagai bahan untuk  membuat meja, kursi, dan bangunan lainnya.

Sebanyak 40 Siswa yang mengikuti kegiatan tersebut nantinya akan memanfaatkan pengolahan sampah di  lingkungan sekolah dan tempat tinggalnya.

“Siswa yang telah mengikuti kegiatan Sekolah Lingkungan, diharapkan menjadi pelopor di sekolah dan di  lingkungan tempat tinggalnya, menjaga dan mengolah sampah agar tercipta suasana yang nyaman dan bersih,”  kata Supratman, Kepala SMPN 6 Moncongloe.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi kegiatan Sekolah Lingkungan yang merupakan salah satu bentuk upaya pelestarian lingkungan dan mewujudkan salah satu misi sekolah yaitu mewujudkan lingkungan sekolah yang  kondusif. (rul).

Pos terkait