Dinas Tarkim dan Polres Luwu Survey 10 Unit Rumah tak Layak Huni

  • Whatsapp
Dinas Tarkim dan Polres Luwu Survey 10 Unit Rumah tak Layak Huni
SURVEY. Jajaran Pemkab Luwu TNI – Polri saat berfoto bareng warga pemilik rumah tidak layak huni. (foto: Awi/Upeks).

LUWU.UPEKS.co.id— Gerakan sosial yang seharusnya layak untuk di tiru bagi semua lembaga negara lainnya, seperti Dinas Tarkim dan Polres Luwu yang merevitalisasi 10 unit rumah tidak layak huni di wilayah kerjanya.

Gerakan sosial ini diinisiasi oleh Kapolres Luwu AKBP. Dwi Santoso, dimana kegiatan tersebut merupakan kepekaan sosial ditengah masyarakat yang masih ada, dan membutuhkan bantuan serta uluran tangan.

Bacaan Lainnya

Pihak Kepolisian setempat, bersama Pemkab Luwu, Sulawesi Selatan oleh Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarkim) terjun langsung melakukan survei ke tengah-tengah warga yang masih bertempat tinggal di rumah tidak layak huni, dan hidup dengan serba keterbatasan ekonomi

Dari hasil survei yang dilakukan secara selektif dengan skala prioritas, ditemukan 10 kepala rumah tangga, yang bertempat tinggal dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Luwu.

” Bersama jajaran Dinas Tarkim, Polres Luwu turun langsung menemui warga penerima manfaat bedah rumah, dan hasil survei ada 10 warga di beberapa kecamatan yang berbeda kami temui untuk dilakukan revitalisasi atau bedah rumah,” ungkap Wakapolres Luwu Kompol Abraham Tahalele saat dikonfirmasi via telfon celular Selasa, 16/7/19

Adapun 10 penerima manfaat dari bedah rumah tersebut, antara lain, Hardian di Talluara Desa Salulino Walenrang Utara. Sarif Salukanang Desa Toddopuli Kecamatan Bua. Paiman Sukorejo Desa Lamasi. Nurhalia Makalua Desa Kadundung Latimojong.

Kemudian, Nani di Dusun Almanar Desa Buntu Batu Bupon. Basir Jl. Jallo Desa Belopa Kecamatan Belopa. Jufri  Dusun Olang II Desa Olang Ponrang Selatan. Karoma Dusun Damaci Desa Dadeko Kec amatan Larompong  Selatan. DaengbSide warga lingkungan Banawa Keluruhan Suli Kecamatan Suli dan Askar warga Desa Jambu
Kecamatan Bajo. (Awi).

Pos terkait