ANEKA

Jelang Ramadan, Harga dan Stok Kebutuhan Pokok di  Gowa Aman

 

Muh. Rais. (Foto:Sofyan).

GOWA, UPEKS.co.id– Sejumlah harga kebutuhan pokok Jelang Ramadan 1440 Hijiriah yang kurang dari satu  bulan lagi di Kabupaten Gowa relatif masih normal dan tidak mengalami kenaikan.

Kepala Pasar Induk Minasamaupa Gowa, Zainuddin Langke mengatakan selain harga yang masih stabil, ketersediaan atau stok kebutuhan pokok dipastikan akan aman hinga Lebaran nanti.

“Dari hasil pantauan kami jelang Ramadhan harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk khusus jenis sayur  dan buah itu tidak ada perubahan mencolok dari beberapa hari yang lalu, harga masih tetap tidak kenaikan, malah  ada yang harganya turun,” kata Zainuddin, saat ditemui di Pasar Induk Minasamaupa, Kamis (11/4/2019).

Zainuddin menjelaskan untuk jenis kentang harganya turun, dari Rp12 ribu perkilo menjadi Rp10 ribu, sedangkan  harga bawang putih naik dari Rp20 ribu setiap kilonya naik Rp24 ribu. Namun harga sayur serta buah yang lain masih tetap begitupun dengan harga ayam potong mencapai Rp40 ribu per ekornya, sedangkan daging lokal  masih Rp 90 ribu per kilo.

Selain karena stok yang melimpah, salah satu penyebab harga stabil karena kurangnya pengiriman jenis sayur  dan buah ke Daerah luar sulawesi.

Hosting Unlimited Indonesia

“Salah satu penyebabnya harga stabil itu karena pengiriman kebutuhan pokok jenis sayur dan buah itu hampir tidak ada dalam satu bulan terakhir ini. Biasanya itu setiap hari ada pengiriman ke
luar Sulawesi yang dikirim ke Ambon, NTT, NTB, bahkan ke Kalimantan,” ungkapnya.

kenaikan harga kebutuhan pokok, kata Zainuddin Langke biasanya akan terjadi tiga hari sebelum Ramadan. Dan  kenaikan tersebut sudah menjadi tradisi namun kenaikannya masih dibatas kewajaran, yakni sekitar 10 hiingga 20 persen saja.

“Harga kebutuhan pokok itu akan naik biasanya tiga hari jelang Ramadan, namun masih dalam batas kewajaran.  Yang terpenting stok untuk kebutuhan masyarakat itu harus mencukupi hingga Lebaran nanti,”jelas Dg Tompo, sapaan akrab Kepala Pasar.

Tercukupinya ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat memang hal wajar saja, dikarenakan aktifitas bongkar muat atau transaksi yang dikakukan di pasar induk itu mencapai 150 Ton setiap harinya.

“kegiatan bongkar muat jenis sayur dan buah itu mencapai 150 ton setiap hari di Pasar Induk Minasamaupa. Kebanyakan sayur dan buah itu berasal dari daerah dataran tinggi, mencapai 100 ton saat transaksi,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Dan peridustrian (Perdastri) Gowa, Muhammad Rais juga membenarkan bahwa harga dan ketersediaan bahan pokok khususnya sembako aman dan terkendali.

“Sampai saat ini aman dan terkendali, belum ada kenaikan harga sembako yg siknipikan menghadapi bulan puasa. Tentunya ini akan terus kita pantau keadaan dilapangan hingga Lebaran nanti agar kita dapat pastikan ketersedian barang dan harga yg stabil disetiap pasar yg ada di gowa,”katanya. (sofyan) .

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top