RAGAM

An Nur Maarif Gelar Raker Demi Tingkatkan Pelayanan Perjalanan Umroh dan Haji

MAKASSAR, Upeks.co.id – Penyedia travel dan umroh PT An Nur Maarif menggelar rapat kerja musim 2019 – 2020 (1441 H). Rapat kerja ini dimaksudkan untuk membahas permohonan seat umrah sekaligus mengevaluasi kinerja PT An Nur, sejak awal didirikan hingga sekarang.

Rapat Kerja perusahaan yang bergerak pada industri haji dan umrah ini dihadiri Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Dr H Kaswad Sartono, MA dan Ketua HIPMI Sulsel Herman Heizer serta Adhe Nurman selaku Sales Service Manager Garuda Indonesia.

Dengan mengusung tagline “An Nur Pilihan Tepat Bukan Pilihan Nekat, Referensi Umrah Cerdas” PT An Nur menawarkan paket umroh hanya senilai Rp26 juta. Tak lupa juga jamaah akan mendapat sejumlah fasilitas dan penerbangan tanpa transit.

CEO An Nur Maarif, Bunyamin Yafid mengatakan, sejak didirikan pada tahun 2003 hingga sekarang, sudah ribuan jamaah yang diberangkatkan. Bahkan, di tahun 2019 ini pihaknya telah membooking 10 ribu seat penerbangan.

Hosting Unlimited Indonesia

“Kita sudah booking seat dan optimis akan laku. Tidak harus menunggu dulu pendaftar baru beli seat,” ujarnya disela-sela pelaksanaan Raker, di Hotel Ibis Styles, Makassar, Jalan Sam Ratulangi, Senin (15/4).

Menurutnya, bisnis umrah berbeda dengan bisnis yang lain, sebab bisnis umrah tidak hanya memberikan keuntungan materi saja. Ia pun mengungkapkan rahasia sukses membangun bisnisnya.

“Kami cari dana dari umat dan kami salurkan ke umat. Kami pun telah menyumbang ke pondok pesantren senilai Rp300 juta, juga membiayai mahasiswa kurang mampu dan berprestasi di Sidrap. Kedepan kami akan memberangkatkan dua siswa berprestasi untuk berhaji,” ungkapnya.

Sementara, Ketua HIPMI Sulsel, Herman Heizer menyebut, bisnis travel dari An Nur mampu menerapkan sistem yang menembus bisnis umrah di Sulsel.

“Hingga saat ini kita lihat sistem bisnis An Nur sudah bisa menembus pasar Sulsel dan tidak hanya di Sidrap. Bunyamin ini memang sosok yang pintar, berbisnis secara ilahiah dan syariah,” tuturnya. (rls)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top