EDUKASI BUDAYA

Wapres Resmikan Gedung Perawatan RS Ibnu Sina YW-UMI Berlantai 12, Ini Pesan JK

MAKASSAR,UPEKS.co.id—Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) resmikan Gedung Perawatan RS Ibnu Sina Yayasan
Wakaf (YW) UMI berlantai 12, Sabtu 30 Maret 2019. Lokasinya, di belakang gedung lama RS Ibnu Sina Jl. Urip  Sumoharjo, Makassar.

Peresmian dihadiri Dewan Pembina YW UMI, Prof Dr H Mansyur Ramly, Ketua YW UMI, Mohtar Noer Jaya, Rektor  UMI periode 2010-2018, Prof Masrurah Mochtar, Menpan Aparatur Negara, Drs Syafruddin, Ny Mufidah Kalla,  Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah,Rektor UMI, Prof Dr Basri Modding, Para Wakil Rektor dan undangan lainnya.

Alhamdulillah, saat peresmian, pihak RS Ibnu Sina mendapatkan sumbangan dua unit ambulance. Satu Unit dari  Wapres JK melalui Yayasan Kalla dan satu unit bantuan Pemprov Sulsel yang diserahkan Gubernur Sulsel,  Nurdin Abdullah.

Jusuf Kalla menegaskan, sebuah Rumah Sakit (RS) jika ingin eksis, idealnya harus ditopang tiga elemen dasar  strategis. Diantaranya kesiapan/kemampuan tenaga dokternya (SDM), fasilitas (alat kesehatan) serta pelayanan  (hospitality).

”Jika ketiga elemen strategis itu mampu terpenuhi dengan baik, itu pertanda sebuah rumah sakit akan memenuhi  syarat untuk eksis dan akan terus bergerak meraih kemajuan,” ujar Jusuf Kalla.

Menyinggung nama Ibnu Sina, Wapres mengungkapkan, Ibnu Sina merupakan salah satu dokter yang sangat  terkenal pada zamannya di abad ke-IX. Nah, dengan menyandang nama RS Ibnu Sina yang dibawahi UMI,  diharapkan para pengelola RS Ibnu Sina, agar senantiasa menjaga nama baik UMI sebagai lembaga pendidikan
dan dakwah.

Dibagian lain, Jusuf Kalla menandaskan, sebuah kota yang baik, idealnya Rumah Sakitnya sepi. Jika di sebuah  kota, banyak rumah sakit penuh-penuh dan sejak subuh pasiennya antre, itu pertanda ada sesuatu yang tak  berjalan sebagaimana mestinya dalam bidang pembangunan kesehatan di daerah itu.

Hosting Unlimited Indonesia

”Saat ini, Rumah Sakit tumbuh dan berkembang sebagai sebuah industri. Untuk itu, tak perlu Rumah Sakit punya  keahlian yang sama di Makassar. Dengan demikian, Rumah Sakit di Makassar akan lebih variatif,” harapnya.

Dengan  demikian, lanjut JK, jika RS memenuhi tigas elemen strategis, yakni SDM,fasilitas dan pelayanan maksinal, yakinlah Rumah  Sakit di Makassar akan jadi rujukan pelayanan kesehatan di Indonesia Timur.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wakaf UMI, H Mochtar Noer Jaya mengemukakan, RS Ibnu Sina ini, awalnya  bernama RS 45. Selanjutnya tahun 2003 ditake over dari pengelola RS 45. Alhamdulillah secara bertahap dibenahi  SDM dan fasilitasnya, termasuk terwujudnya gedung baru berlantai 12 ini.

”Ke depan pihak yayasan wakaf UMI akan terus memberi support dan pembenahan yang bermuara peningkatan  pelayanan pada RS Ibnu Sina,” tandas Mohtar Noer Jaya.

Sebelumnya, Direktur RS Ibnu Sina YWUMI Dr. dr. H. Sultan Buraena, MS, Sp.OK melaporkan, Gedung baru RS  Ibnu Sina YW-UMI merupakan gedung perawatan, dengan fasilitas yang modern. Untuk sementara yang  difungsikan lantai 2, 3 dan 4 untuk perawatan kelas III.

“Walaupun kls III tertapi kamarnya cukup luas, sarana dan prasaranya sudah modern, Kami mencanangkan RS  Ibnu Sina YWUMI, akan menjadi rumah sakit swasta terbaik di Kawasan Indonesia Timur”. ujarnya.

Gedung perawatan miliki kamar 128 dengan 320 tempat tidur, lantai 1 untuk pelayanan umum seperti mini market  dan kantin, lantai 2, 3, 4 diperuntukkan perawatan kelas III.

 

Lantai 5 untuk perawatan kelas 2, lantai 6 kantor, lantai  7 dan 8 untuk perawatan kelas I, lantai 9 dan 10 perawatan VIP, lantai 11 perawatan super vip dengan 14 tempat  tidur, lantai 12 digunakan sebagai aula.

Ketua Panitia Peresmian sekaligus Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran UMI, Dr. dr. Nasrudin, SpOG usai  peresmian mengatakan, Insya Allah, pemanfaatan gedung baru Rumah Sakit Ibnu Sina, semakin menambah  kesiapan Rumah Sakit Ibnu Sina menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama, Fakultas Kedokteran UMI. (arf).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top