MAKASSAR CITY

Calon Pj Wali Kota Makassar Harus Bebas Korupsi dan Etika Terjaga

MAKASSAR,UPEKS.co.id— Penunjukan Pejabat Wali Kota Makassar pasca berakhirnya kepemimpinan Danny Pomanto-Syamsu Rizal menjadi perhatian semua kalangan. Berbagai kriteria disuarakan pengamat dan aktivis antikorupsi.

Direktur Eksekutif Center Information Public (CIP) Zulfiadi Muis mengatakan, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah harus memperhatikan rekam jejak para calon yang akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Paling utama, calon pejabat wali kota Makassar harus bebas dari indikasi dugaan korupsi. Apalagi sejauh ini, latar belakang seseorang bisa diketahui dengan mudah, karena ada rekam jejak digital,” ungkap Zulfiadi Muis, Minggu (30/3/2019).

Hosting Unlimited Indonesia

Selain itu, Zulfiadi Muis menyebutkan, calon pejabat wali kota Makassar tidak hanya harus memiliki pengetahuan tentang tata kelola pemerintahan yang baik, tapi paham tentang kultur masyarakat Makassar dan masalah-masalah perkotaan.

“Alangkah eloknya kalau calon pejabat wali kota itu pernah berkarir di Makassar, paham tentang kultur masyarakat dan permasalahan perkotaan. Pak Gubernur jangan memaksakan calon pejabat wali kota dari luar daerah,” pungkasnya.

Sebelumnya, pengamat pemerintahan dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Luhur Priyanto, menegaskan agar Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tidak terpengaruh pada kepentingan politik tertentu dalam penentuan calon pejabat wali kota Makassar. (ris)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

#TRENDING

To Top