Program Pelatihan Kemandirian Kemenkumham Dinilai Jadi Bekal Warga Binaan Saat Bebas

Program Pelatihan Kemandirian Kemenkumham Dinilai Jadi Bekal Warga Binaan Saat Bebas
Pengakuan Mantan Warga Binaan Yang kini Punya Usaha Berkat Mengikuti Pelatihan Selama Di Lapas

GOWA, UPEKS.co.id– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus berkomitmen untuk memberikan bekal kemampuan, ketrampilan dan skill bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) selama masih menjalani sisa masa hukuman di Lapas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Andi Mohammad Syarif menjelaskan pelatihan kemandirian ini tentunya dibutuhkan oleh warga binaan sebagai bekal saat mereka kembali berbaur dengan masyarakat atau saat mereka bebas nanti.
“Ini sudah menjadi komitmen kita bersama, pelatihan ini diberikan agar warga binaan mempunyai keterampilan setelah dia kembali kemasyarakat yang dapat dijadikan bekal untuk membuka usaha nanti,”kata Andi Mohammad Syarif, Senin (8/5/2023).
Kalapas juga mengungkapkan, pelatihan kemandirian yang diberikan dari tahun ke tahun ini telah juga dirasakan manfaatnya oleh warga binaan yang telah bebas.
“Dari beberapa warga binaan yang telah bebas diantara nya telah membuka usaha mandiri, seperti pembuatan meubeler. Alhamdulillah ilmu yang diserap saat berada di lapas mengikuti pelatihan kemandirian tidak sia sia,”ungkap nya.
Andi Mohammad Syarif juga mengungkapkan program pelatihan kemandirian bagi warga binaan tahun 2023 ini telah dilaksanakan sejak bulan Februari lalu dan akan berakhir pada Desember nanti.
Ia menyebutkan untuk tahun ini ada 40 warga binaan yang ikut sebagai peserta pelatihan kemandirian meliputi pelatihan pembuatan Sofa dan tehnik pengelasan yang bekerjasama dengan PKM Surya mandiri sebagai instruktur atau pelatih.
Warga binaan yang telah lulus mengikuti pelatihan kata Andi Mohammad Syarif juga akan mendapatkan sertifikat dari balai latihan kerja (BLK) Kabupaten Gowa.
“Yang lulus uji kompetensi dalam pelatihan mendapatkan sertifikat dari BLK, oleh nya itu kita berharap warga binaan memanfaatkan momen ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh agar kelak bebas nanti dapat berguna untuk kelangsungan hidup mereka,” ungkap nya.
Salah satu mantan warga binaan Lapas Narkotika Sungguminasa, Inisial AM yang telah bebas mengaku sangat bersyukur telah mengikuti program pelatihan kemandirian selama berada di lapas.
Dirinya mengaku selama mengikuti pelatihan banyak manfaat yang telah didapatkan terutama memiliki kemampuan ketrampilan dan skill untuk menyambung hidup saat ini.
“Alhamdulillah berkat pelatihan kemandirian yang saya dapatkan di lapas, saat ini saya telah mempunyai usaha di bidang pengelasan. Ini sangat membatu menopang perekonomian saya, terimakasih Lapas Narkotika Sungguminasa,”ungkapnya melalui pesan testimoni yang dibuatnya. (Sofyan).