BANTAENG,UPEKS.co.id— Dandim 1410/btg Letkol Arm Gatot Awan Febrianto,S.Sos bersama rombongan kembali melaksanakan kegiatan rutinitas setiap hari yaitu Safari Sholat Subuh yang juga dijadikan sebagai Ajang Silaturahmi dengan masyarakat Bantaeng.
Kegiatan ini diikuti 55 Jamaah Masjid Nurul Rahmat Dusun Katammu Jln. Poros Morowa Kelurahan Bonto Manai Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng,Rabu(6/4).
Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu,Kapten Inf Sultan (Danramil 1410-01/Bissappu),Letda Inf Harpil (Dan Unit Intel Kodim 1410/Btg),Serda Arifin Muda (Babinsa Kel. Bonto Manai),Bripka Darwis (Bhabinkamtibmas Kel. Monto Manai),Andi Sultan (Camat Bissappu),Ramli (Toga Kel. Bonto Manai),Masri (Imam Masjid/Toga) dan Mansyur (Tomas).
Dandim 1410/btg Letkol Arm Gatot Awan Febrianto,S.Sos mengatakan Alhamdulillah terimakasih Ya Allah atas segala nikmat Rahmat yang telah di berikan kepada kami semuanya yang hadir disini sehingga kita semua baik-baik dan sehat-sehat diringankan langkah kaki kita semua untuk bersama-sama melakukan sholat berjamaah di Masjid kita ini. Sholawat dan salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.
Saya mohon maaf saya berbicara menggunakan bahasa Indonesia karena saya tidak banyak paham bahasa daerah Makassar karena saya bukan orang Makassar, saya orang Jawa,ucapnya.
Lanjut kata dia,Didalam ayat Qudsi Baginda Rasulullah SAW pernah menyampaikan kepada istri beliau “Celakalah bagi orang-orang yang tidak bisa melihat wajahku kelak diakhirat kata Baginda Rasulullah SAW” kemudian ditanya istri beliau ! siapakah Rasulullah orang-orang celaka itu? kemudian dijawab orang-orang yang celaka itu adalah mereka yang malas bersholawat kepadaku saat namaku disebut kata Baginda Rasulullah SAW.
Saya mengajak kita semua apabila saya menyampaikan sesuatu hal kebaikan ini, ada kata-kata saya menyebutkan Baginda Rasulullah SAW atau Nabi Muhammad SAW mari kita semuanya langsung bersholawat didalam hati masing-masing, Sholawat panjang maupun pendek silahkan. Kalau saya pribadi dzikir sholawat Allahu Ma Saidina Muhammad Wa Allahi Saidina Muhammad. Kemudian juga ada sholawat yang pendek sekali yang dinamakan sholawat Jibril karena itu memang sholawatnya malaikat Jibril kepada Baginda Rasulullah SAW yaitu “Shallallahu Alaihi Muhammad”.
Saya disini sebagai Dandim 1410/Btg sudah masuk sekitar 10 (Sepuluh) bulan. Untuk Kel. Bonto Manai Masjid yang ke 5 (Lima) ada yang kenal dengan saya selain dengan Pak Camat, jadi kita saling bertatap muka dan saling kenal nama saya Pak Awan, harapan saya adalah kegiatan kita hari ini diwaktu yang berkah karena waktu subuh adalah waktu yang berkah kita bersilaturahmi. Silaturahmi itu ada 2 (dua) kebaikan didalamnya yaitu kita memperpanjang usia dan memperbesar rezki, jadi kita selalu menyambung tali silaturahmi jangan sebaliknya yaitu bermusuhan,ujarnya.
Harapan saya pribadi warga Kelurahan Bonto Manai kalau kita ketemu kita bersedekah dengan senyuman kepada saudara kita, jadi sudah saya sampaikan tadi menyambung tali silaturahmi maka saya mengajak kepada kita semuanya dan mari kita juga menyambung silaturahmi kepada Baginda Rasulullah SAW dengan cara bersholawat semakin sering kita bersholawat akan makin bertambah cinta kita kepada Baginda Rasulullah SAW. Beliau itu lebih dulu rindu dan sayang kepada kita kepada umatnya, Rindunya beliau sampai menangis kala menahan rindu ingin bertemu dengan saudara-saudaranya dan beliau menyampaikan kepada sahabatnya dan bingung “Siapa Saudaranya Rasulullah SAW” maka mereka bertanya bukankah kami ini Saudara-Saudaramu Ya Rasulullah SAW bukan kalian itu sahabat-sahabatku tapi aku rindu dengan saudara-saudaraku kelak diakhirat akan kuberikan minum dari telaga Kautsar.
“Saudara-saudaraku Ikhwani adalah mereka yang beriman kepadaku tetapi tidak pernah melihat aku. Kita semua disini beriman kepada Allah SWT, beriman kepada Nabi Muhammad SAW mudah-mudahan kita semua termasuk saudara-saudara Baginda Rasulullah SAW mari kita sambut kerinduan yang sama modal kita adalah cuma modal rindulah akan ada cinta kepada Baginda Rasulullah SAW. Rasa sayang dan cinta terlihat pada saat Malaikat Jibril datang kepada beliau ingin mengabarkan karena seluruh malaikat ketakutan waktu itu. Allah SWT beriman kepada Nabi Muhammad SAW
menghidupkan menyalahkan api neraka yang terdiri dari ada 7 (tujuh) neraka/lubang. Lubang paling bawa adalah untuk kaum munafik dijelaskan oleh Malaikat Jibril, Ya Rasulullah lubang ke 7 (Tujuh) itu untuk yang melakukan dosa besar namun belum sempat bertaubat hal ini menyebabkan Baginda Rasulullah SAW sangat sedih karena ada umatnya masuk Neraka karena melakukan dosa besar yang belum sempat bertaubat,” ujarnya.
Bapak/Ibu kita pasti pernah mengalami kalau ada anggota keluarga kita meninggal dunia karena kita amat sedih sangat pasti kita jatuh pingsan sama dengan Baginda Rasulullah SAW setelah beliau sadar langsung bersujud memohon ampun kita semuanya kepada Allah SWT dikisahkan 3 (tiga) hari 3 (tiga) malam beliau hanya bangun dari sujudnya pada saat melakukan sholat 5 waktu selesai sholat kembali lagi bersujud kepada Allah SWT. Para sahabat melihat perubahan sikap Baginda Rasulullah SAW karena sedih sekali maka Saidina Abu Bakar dan sahabatnya berniat untuk menghibur kepada Rasulullah SAW untuk mendatangi namun tidak ada jawaban karena Baginda Rasulullah SAW tetap bersujud dan tidak mau menjawab sehingga Sitti Fatimah mendengar ayandanya seperti itu Siti Fatimah berlari menuju kerumah ayandanya dan langsung mengetuk dan salam mendengar suara putri nya Siti Fatimah baru Baginda Rasulullah SAW bangkit dari sujudnya dan membukakan pintu baru Baginda Rasulullah SAW terhibur dan dia menceritakan kesedihan beliau karena ada diantara kita umatnya masuk Neraka, beliau tidak rela dan ridho sedemikian sayangnya Baginda Rasulullah SAW bagi kita semuanya. Itulah salah satu bukti Baginda Rasulullah SAW sayang kepada kita lebih dulu dan bukti cinta berikutnya adalah dia menyampaikan kepada para sahabat sengaja aku simpan 1 (Satu) doaku akan kupergunakan kelak untuk menolong umatku yaitu syafa’at. Beliau menyampaikan para sahabat apakah syafaat umatku yang bertakwa “tidak” syafa’at ku juga untuk umatku yang berdosa, ini menjadi harapan terakhir kita semuanya.
Kita semua berdosa, namun Allah SWT masih sayang kepada kita semua, aib-aib kita masih ditutup oleh Allah SWT. Sholat/Ibadah kita selama ini bertahun-tahun lebih banyak khusyuk atau lebih banyak kusut. Mulai dari kita takbir sampai dengan salam, jadi sholat kita ada yang diterima dan ada yang ditolak tapi di Padang Mahsyar kita semua ketakutan, kuatir. Saya beranggapan amalan saya sedikit, dosa saya banyak.
Kalau kita diadili oleh Allah SWT dengan seadil-adilnya amalan kita sedikit, dosa kita banyak baru mau masuk Surga seperti mimpi kita, tapi Rasulullah SAW sayang dan cinta kepada kita beliau memberikan syafaat juga kepada kita yang berdosa itu jadi harapan terakhir kita bersama meskipun dosa kita banyak, amalan kita sedikit tapi Baginda Rasulullah SAW memberikan syafaat apa yang terjadi maka selamat lah kita. Jadi doa terakhir Baginda Rasulullah SAW pada saat sakaratul maut rasa sakitnya dahsyat dan sangat luar biasa tetapi Baginda Rasulullah SAW seorang Nabi dan Rasul kekasih Allah SWT dicabut nyawanya itu secara lembut/kasar oleh malaikat maut, tetapi apa yang terjadi Rasulullah SAW masih merasakan sakit berkeringat kening merasakan sakit. Malaikat maut sudah menyampaikan dan ingatkan rasa sakit 70 kali tingkat.
Kemudian kata dia,Para ulama menggambarkan Sakaratul maut itu seperti kita ditebas diparangi ribuan pedang dibadan kita dan kedua seperti hewan yang dikuliti hidup-hidup ada yang menggambarkan dimasukkan tali pancing diperut kita kemudian ditarik keluar semua isi perut kita. Jadi sangat dahsyat rasa sakit sakaratul maut dalam sakit itu Baginda Rasulullah SAW bertanya kepada malaikat maut. Pertanyaan itu bukti cinta beliau kepada kita bagaimana dengan umatku, Malaikat maut menjawab umatmu manusia biasa Ya Rasulullah aku cabut begitu saja mendengar jawaban malaikat maut itu bukti cinta Rasulullah SAW disini pada saat doa terakhir beliau Ya Allah Ya Rabbi ringankan/mudahkan sakaratul maut umatku dan beratkan untukku Ya Allah Ya Rabbi timpakan rasa sakit sakaratul maut umatku padaku.
Umatku tidak sanggup menahannya biar aku karena aku pemimpin, penanggung mereka biar aku yang menanggung rasa sakit sakaratul maut jangan timpakan rasa sakit kepada umatku Rasulullah itulah doa terakhir Baginda Rasulullah SAW.
“Mari Bapak-bapak/ibu-ibu apa yang saya ceritakan ini membangkitkan
rasa cinta dan rindu kita bersama kepada Baginda Rasulullah SAW karena beliau sayang kepada kita, beliau lah yang menolong kita kelak diakhirat. Kalau kita rindu, sayangi harus sering-sering kita ingat-ingat beliau. Mari kita laksanakan pesan beliau Baginda Rasulullah SAW yaitu perbanyaklah bersholawat pada hari Jumat. Kalau kita cinta dan sayang mari kita jadikan hari-hari kita untuk melakukan bersholawat tidak usah menunggu hari Jumat untuk bersholawat kepada Baginda Rasulullah SAW dan orang yang paling dekat denganku kelak diakhirat adalah orang-orang yang paling banyak bersholawat kepadaku. Beliau pemegang kunci surga namun tidak mau masuk sendiri dan ingin masuk bersama-sama umatnya. Saya mengajak kepada Bapak/Ibu Kel. Bonto Manai Kec. Bissappu bersholawat, mari kita menjadikan Kab. Bantaeng yang kita cintai ini dengan bersholawat mudah-mudahan kalau kita semua bersholawat setiap hari, setiap saat sebanyak-banyaknya mudah-mudahan Rahmat Allah SWT turun kepada kita semua,jelas dia.
Lanjut kata dia,Saat ini momentum bulan Ramadhan dan sebelumnya bulam Rajab bulannya Allah SWT, bulan Sya’ban bulannya Nabi Muhammad SAW karena bulan Sya’ban turun perintah untuk bersholawat. Jadi ajakan saya Bapak/Ibu sekalian untuk bersholawat itu sebenarnya perintah Allah SWT.
Allah SWT dan Malaikat bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, jadi salah satu ciri-ciri yang beriman itu pasti orang itu punya kecenderungan, kesukaan bersholawat. Bulan Ramadhan ini adalah kesempatan untuk banyak-banyak meraih pahala karena setiap aktivitas ibadah kita dilipat gandakan, setan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka seluas-luasnya, amalan dilipat gandakan jadi kesempatan kita untuk beramal maksimal dibulan Ramadhan karena tidak ada jaminan apakah kita masih bisa bertemu bulan Ramadhan tahun depan, jadi saya mengajak mari kita mengisi bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya perbanyaklah pahala amal ibadah karena kita tidak ada jaminan dan tidak tahu umur kita/takdir kematian sampai kapan jadi jangan sia-siakan waktu.
Ibadah haji dan umroh sampai orang berbondong-bondong untuk mengantri terlalu lama karena pahalanya bagi mengamalkan adalah surga untuk haji mabrur, masyarakat Sulawesi Selatan peminatnya banyak/jemaah namun ada tanpa mengeluarkan biaya banyak/gratis dan menunggu waktu yaitu amalan Sunnah yang pahalanya luar biasa yaitu melakukan sholat Subuh berjamaah dan berdiam diri di Masjid dan melakukan sholat Sunnah Israq 2 rakaat sampai menunggu terbitnya matahari. Namun apabila kita semua punya finansial lebih wajib untuk mendaftar ketanah suci sambil menunggu kita berangkat. Ini adalah salah satu ajakan saya untuk kita semua.
Negara RI membuka kepada seluruh warga negara Indonesia untuk bisa bergabung komponen cadangan sebagai wujud bela negara dan cinta tanah air semua orang yang berprofesi di luar tentara di harapkan bisa ikut bergabung mendaftarkan diri menjadi anggota Komponen Cadangan (Komcad) akan dilatih dasar kemiliteran sehingga nantinya apabila negara membutuhkan warga masyarakat yang bergabung Komponen Cadangan (Komcad) dapat menjadi kekuatan berganda cadangan bagi kekuatan TNI,pungkas Awan.
Sementara itu,Ramli sebagai Tokoh Agama Kel. Bonto Manai mengatakan Alhamdulillah saya mewakili jamaah Masjid Nurul Rahmat mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Dandim 1410/Btg berserta rombongan telah meluangkan waktu berkunjung tatap muka di Masjid Nurul Rahmat dan bertemu langsung dengan masyarakat sekitar, semoga Bapak Dandim 1410/Btg selalu dirahmati oleh Allah SWT dan dalam lindungan serta diangkat derajatnya.
lanjutnya,Yang paling terkesan dari ceramah Dandim 1410/Btg ajakan untuk mengingatkan sesama muslim dalam kebaikan dengan cara melakukan kegiatan bersholawat dan berdzikir serta menghimbau kepada masyarakat yang ingin bergabung sebagai anggota Komponen Cadangan (Komcad).
“Kegiatan Safari Subuh yang dilaksanakan oleh Dandim 1410/Btg beserta rombongan merupakan kegiatan positif yang sangat luar biasa manfaatnya kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Kab. Bantaeng,” tandas Ramli.
Setelah pelaksanaan Safari Subuh dilaksanakan,Dandim 1410/btg juga dilakukan Pemberian sembako kepada kaum Dhuafa yakni, Intan. (Irwan Patra)

