MAKASSAR, UPEKS.co.id — Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP menjalin kerja sama. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU, yang berlangsung di Rektorat STIE AMKOP, lantai 3.
Kerja sama ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program Kampus Merdeka Merdeka Belajar (KMMB) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Rektor Unimerz Makassar, Prof. Dr. dr Ali Aspar Mappahya, SPd., SP.JP(K) mengatakan, program ini menarik untuk diterapkan. Pasalnya, mahasiswa tidak hanya fokus dengan satu pengetahuan saja, tetapi bisa mendapatkan pelajaran berbeda di kampus yang berbeda.
“Ini bagus sekali, karena semua orang kan butuh banyak pengetahuan. Nah inilah kesempatannya. Mahasiswa AMKOP bisa kuliah di Unimerz, begitu juga sebaliknya,” kata Ali Aspar, Sabtu (7/8/2021).
Lebih lanjut orang nomor satu Unimerz Makassar itu berharap, kerja sama yang antara Unimerz dan STIE AMKOP bisa terus terjalin. Sebab, dengan sinergitas seperti itu setiap instansi bisa berkembang lebih baik.
“Kerja sama saling menopang untuk berkembang bersama. Saya harap ini bisa berlangsung lama dan hasilnya memuaskan kita semua,” tandasnya.
Sementara Ketua Yayasan STIE AMKOP, Bahtiar Madatuang mengatakan, kerja sama bersama Unimerz ini merupakan kali kedua yang dilakukan. Sebelumnya, melakukan kerja sama dengan Universitas Bosowa (Bosowa).
Pihaknya memilih Unimerz karena dianggap mampu menampung kebutuhan mahasiswa dengan ketersediaan program studi yang mumpuni. Sehingga, tidak menutup kemungkinan banyak mahasiswa yang bisa bertukar belajar.
“Unimerz ini kalau tidak salah ada 30 prodi. Nah jadi mahasiswa kami nanti ada yang belajar di Unimerz dengan jurusan berbeda. Begitu juga dengan Unimerz, mahasiswanya bisa belajar di sini,” jelasnya.
Lebih lanjut Bahtiar mengatakan, kerja sama ini bakal mulai diterapkan pada tahun ajaran baru ini. Jangka waktu pertukaran belajar mahasiswa akan dilakukan satu semester saja untuk setiap mahasiswa.
Akan tetapi, program bisa berlanjut untuk mahasiswa berbeda di semester yang berbeda pula. Masing-masing satu semester saja.
Sementara untuk mahasiswa yang bakal mengikuti program ini minimal sudah melewati semester dua atau tahun pertama perkuliahan.
“Jadi syaratnya mulai semester tiga. Ada juga semester lima,” tandas Ketua Yayasan STIE AMKOP. (rls)

